Aktivitas vulkanik Gunung Api Anak Krakatau yang terletak di perairan Selat Sunda kembali menunjukkan peningkatan signifikan. Dalam kurun waktu tiga hari terakhir, gunung tersebut tercatat telah mengalami erupsi berupa 30 kali letusan.
Dikutip dari Top News, Metro TV, Selasa 18 Agustus 2026, rentetan letusan tersebut juga disertai dengan 61 kali hembusan abu vulkanik. Hal tersebut berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) milik Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di pos pengamatan.
Baca Juga :
Diguyur Abu Vulkanik Anak Krakatau, Warga Pulau Sebesi Keluhkan Sesak NapasMaterial kepulan abu dari kawah terpantau membumbung ke udara dengan ketinggian bervariasi, berkisar antara 100 hingga 400 meter di atas puncak kawah.
Menyikapi tingginya aktivitas vulkanik tersebut, PVMBG saat ini masih mempertahankan status Gunung Anak Krakatau pada Level 3 atau Siaga.
Otoritas terkait juga mengeluarkan imbauan tegas demi keselamatan. Masyarakat, nelayan, maupun wisatawan dilarang keras untuk mendekati area Gunung Anak Krakatau atau melakukan aktivitas apa pun di dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.



