Kronologi Ibu di Pamekasan Tusuk Anak Kandungnya yang Berusia 10 Tahun, Ditusuk dengan Pisau di 4 Bagian Tubuh

grid.id
6 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Kronologi ibu di Pamekasan tusuk anak kandungnya sendiri hebohkan publik. Pasalnya pelaku diketahui menusuk anaknya hingga di 4 bagian tubuh korban.

Peristiwa tersebut pun diketahui terjadi di Dusun Karang Dalem, Desa Pademawu Barat, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Yakni pada Senin (17/8/2026).

Saat kejadian, korban ditusuk ibunya sendiri memakai pisau dapur hingga mengalami luka berat di empat bagian tubuh. Yakni pada bagian bahu kiri, punggung, rusuk kiri dan bagian bokong sebelah kiri.

Peristiwa tersebut juga telah dikonfirmasi oleh Kasi Humas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama.

"Iya pisau dapur. Korban diduga dibunuh ibunya sendiri," ujar Ipda Yoni Evan Pratama dikutip Grid.ID dari Kompas.com, Selasa (18/8/2026).

Kronologi Ibu di Pamekasan Tusuk Anak Kandungnya

Kejadian sendiri diperkirakan terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Dimana saat itu, sang ibu yang diketahui berinisial DA (31) sempat menyuruh ibunya atau nenek korban membeli makanan sembari membawa dua anak DA lainnya.

Setelahnya, kuat dugaan aksi DA ke sang anak yang berinisial TD (10) dilakukan disela-sela saat tak ada orang lain di rumah.

Berselang setengah jam kemudian, sang nenek menemukan korban tergeletak di teras dan bersimbah darah. Korban sendiri sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tak tertolong.

"Korban sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun nyawanya tidak tertolong," imbuh Yoni Evan Pratama.

Usai kejadian, warga langsung melapor dan polisi datang ke rumah korban serta menangkap pelaku DA. Menurut Yoni, DA sempat mengunci rumah dari dalam.

 

Hingga singkat cerita, polisi sampai mendobrak pintu. Dan pelaku sendiri ditemukan masih memegang pisau dapur yang digunakan untuk menusuk anak kandungnya.

Setelahnya, warga mencoba menenangkan pelaku dan akhirnya berhasil diamankan oleh warga.

"Sekitar pukul 11.00 WIB tim gabungan langsung ke lokasi kejadian, pelaku ditangkap karena diduga menganiaya korban hingga meninggal," ujar Yoni.

Sementara itu, melansir dari TribunMadura.com, terkait kasus kronologi ibu di Pamekasan tusuk anak kandungnya sendiri, berdasarkan keterangan awal pihak keluarga dan sejumlah saksi, DA disebut memiliki riwayat gangguan jiwa.

Kondisinya sendiri sempat membaik, namun empat hari sebelum kejadian diduga pelaku kembali kambuh.

Bahkan sehari-hari pelaku sebenarnya juga masih mengonsumsi obat. Meski begitu, polisi belum menjadikan informasi tersebut sebagai kesimpulan mengenai kondisi DA.

Penyidik Satreskrim Polres Pamekasan juga masih melakukan pemeriksaan mendalam dan berkoordinasi dengan tim medis maupun psikiater untuk memastikan kondisi kejiwaan terduga pelaku.

"Saat ini terduga pelaku beserta barang bukti sebilah senjata tajam telah kami amankan di Mapolres Pamekasan," pungkas Yoni. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dedi Mulyadi Pidato HUT RI ke-81, Mendadak Minta Maaf ke Masyarakat Jabar karena Belum Bisa Capai Hal Ini
• 7 jam lalugrid.id
thumb
Singapura Perketat Aturan Digital, WhatsApp hingga Telegram Terancam Denda Rp140 Miliar
• 19 jam laluidxchannel.com
thumb
Populer Ekonomi: Peran Strategis Danantara hingga Manfaat Bursa Mineral
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Menteri PKP Ungkap Hunian Vertikal TOD Manggarai Jadi Model Hunian Perkotaan
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Berapa Minimal Daya buat Ngecas Motor Listrik di Rumah?
• 23 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.