Tim SAR Gabungan Kerahkan Personel dan TNI AL Cari Warga Hilang di Perairan Selayar

eranasional.com
6 jam lalu
Cover Berita

Selayar, ERANASIONAL.COM – Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap Patikkai (60), warga yang dilaporkan terjatuh dari kapal KMN Maria Nusa di perairan sekitar Pulau Pasitallu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Informasi mengenai kejadian tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar pada Selasa (18/8/2026) pukul 16.35 WITA dari Yusuf, BPBD Bulukumba.

Korban dilaporkan jatuh dari kapal sekitar pukul 10.00 WITA pada hari yang sama.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengatakan operasi pencarian kini memasuki hari ketiga.

Tim SAR Gabungan memperluas area penyisiran sesuai Search and Rescue Mission Plan (SARMAP) yang telah ditetapkan.

“Hari ini Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap korban di sekitar perairan Pulau Jampea sesuai dengan rencana operasi yang telah ditentukan. Kami terus mengoptimalkan seluruh unsur dan sarana yang tersedia untuk menemukan korban,” ujar Arif.

Lokasi awal kejadian berada pada koordinat 07°06.156′ LS dan 121°13.990′ BT, atau sekitar 73 nautical mile (NM) dari Pos SAR Selayar.

Dalam pencarian hari ketiga, Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran di sekitar koordinat 07°09’00.09″ LS dan 120°44’22.63″ BT.

Operasi tersebut melibatkan tujuh personel Pos SAR Selayar, empat personel TNI AL, serta masyarakat setempat.

Arif mengatakan, pencarian akan terus dioptimalkan dengan menyesuaikan kondisi cuaca, arus laut, serta perkembangan situasi di lapangan.

Seluruh unsur yang terlibat juga diminta meningkatkan kewaspadaan selama proses penyisiran.

“Kami mengimbau seluruh unsur yang berada di sekitar wilayah pencarian, termasuk masyarakat dan pengguna transportasi laut, agar turut memberikan informasi apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Setiap informasi sangat berarti bagi upaya pencarian,” katanya.

Tim SAR Gabungan hingga kini masih melakukan penyisiran di sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban. []


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
OIKN alokasikan Rp5,3 triliun guna bangun kawasan legislatif-yudikatif
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Bertukar Pesan ke Penipu Ngaku Staf Trump, PM Inggris Merasa Nggak Malu
• 13 jam laludetik.com
thumb
Menimbang Ulang Otonomi Khusus Aceh
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Masyarakat Himpun Donasi Rp2,16 Miliar untuk Warga Terdampak Bencana NTT
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Apresiasi Wali Kota Makassar untuk Paskibraka: Modal Besar Bangun Masa Depan Bangsa
• 17 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.