JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah telah mendirikan rumah sakit lapangan di Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk menyediakan pelayanan kesehatan bagi warga terdampak gempa bumi M7,7 yang terjadi pada Sabtu (15/8/2026) lalu.
Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Berton Panjaitan menyampaikan hal itu dalam dialog Sapa Indonesia Pagi Kompas TV, Rabu (19/8/2026).
“Kami juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan Bapak Menteri Kesehatan sendiri juga turun ke lapangan. Saat ini sudah berdiri rumah sakit lapangan di Ruteng,” kata dia.
“Jadi ini menjadi bantuan yang signifikan untuk warga kita yang sakit. Jadi satu lagi nanti akan didirikan lagi. Sudah sampai barangnya tapi mungkin functioning-nya baru hari ini,” tambahnya.
Baca Juga: Mensos Bilang Ahli Waris Korban Meninggal Gempa NTT Bakal Terima Santunan Rp15 Juta
Pemerintah melalui BNPB, lanjut dia, juga mengirimkan bantuan obat-obatan selain kebutuhan pangan, dan tenda.
Sementara Bupati Manggarai Herybertus Nabit, yang juga menjadi narasumber dalam dialog tersebut menjelaskan, fasilitas kesehatan di daerahnya terdampak cukup parah.
“Salah satu fasilitas kesehatan yang paling terdampak di Manggarai ini adalah Rumah Sakit Umum Daerah yang memang rusak parah,” tuturnya.
Saat hari pertama hingga ketiga setelah gempa bumi terjadi, sejumlah pasien menjalani perawatan di halaman rumah sakit dan jalanan depan rumah sakit.
“Jadi kita bangun tenda. Namun hari ketiga, ada beberapa pasien yang kita bisa yakinkan untuk masuk kembali ke dalam rumah sakit,” tambahnya.
Kerusakan yang terjadi pada fasilitas kesehatan tersebut, kata Herybertus, juga telah ditinjau Menko PMK Pratikno, Kepala BNPB, dan Menteri Kesehatan.
“Karena itu diputuskan untuk membangun satu rumah sakit lapangan di Ruteng. Sejak kemarin sudah terbangun. Hari ini semua proses-proses akan mencapai akhir sehingga diharapkan paling tidak sore atau malam nanti sudah mulai beroperasi rumah sakit lapangan.”
Baca Juga: Situasi Terkini di Tenda Pengungsian Gempa NTT, Bantuan Belum Merata | KOMPAS SIANG
“Sedangkan di tenda-tenda pengungsian memang kita tetap mendirikan juga posko kesehatan. Posko kesehatan untuk merawat masyarakat yang terdampak ini,” tambahnya.
Selain RSUD, fasilitas kesehatan lain yang juga terdampak gempa bumi adalah puskesmas. Menurut Herybertus, sebagian besar puskesmas mengalami kerusakan parah.
“Ini yang memang sudah kami laporkan, dan mudah-mudahan akan mendapat atensi dalam beberapa waktu ke depan,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada tenaga kesehatan yang membantu menangani korban gempa.
“Saya harus mengucapkan terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan karena mereka sendiri sebenarnya adalah warga terdampak. Tetapi mereka bisa menguasai dirinya, tetap menampilkan dan menunjukkan profesionalisme mereka sebagai tenaga kesehatan untuk merawat sesama manusia,” kata Herybertus.
“Saya kira luar biasa pengorbanan, dan karena itu kita harus berikan penghormatan kepada mereka semua,” imbuhnya.
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- bnpb
- bupati manggarai
- gempa bumi ntt
- gempa NTT
- rumah sakit lapangan
- ruteng





