Pramono Bicara Polusi Udara: Modifikasi Cuaca Terkendala, Damkar Akan Siram Air

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan operasi modifikasi cuaca (OMC) belum dapat dilakukan untuk menangani kondisi udara Jakarta karena tidak terdapat awan yang memungkinkan pelaksanaan OMC.

Hal itu disampaikan Pramono usai menghadiri pelantikan pengurus DPW dan DPC Ikatan Keluarga Madura (IKAMA) se-Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (19/8).

Pramono mengatakan dirinya telah beberapa kali meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melakukan modifikasi cuaca. Namun, kondisi atmosfer yang tidak memiliki awan membuat upaya tersebut belum dapat dilaksanakan.

“Yang kedua hal yang berkaitan dengan OMC atau intervensi cuaca, karena sampai dengan hari ini, terus terang awannya itu enggak ada,” kata Pramono.

“Berkali-kali saya sudah memerintahkan kepada BPBD untuk segera melakukan modifikasi cuaca tapi karena nggak ada awan, nggak bisa turun,” lanjutnya.

OMC Bergantung Kondisi Cuaca

Pramono menjelaskan pelaksanaan OMC tidak dapat dilakukan secara sembarangan karena membutuhkan kondisi atmosfer yang mendukung.

Ia memastikan Pemprov DKI akan segera melakukan modifikasi cuaca apabila kondisi ilmiah memungkinkan.

“Walaupun saudara-saudara sekalian, sekali lagi tentunya ini adalah keadaan, given. Dan pemerintah DKI Jakarta tetap berusaha untuk bisa modifikasi cuaca,” ujar Pram.

“Tetapi sekali lagi, bisa modifikasi cuaca itu dalam kondisi ilmiahnya selama ada awannya pasti akan segera kami lakukan,” tambahnya.

Damkar Tebar Air untuk Kurangi Polusi

Sambil menunggu kondisi cuaca memungkinkan untuk OMC, Pemprov DKI melakukan langkah lain untuk mengurangi dampak kondisi udara yang buruk.

Pramono mengatakan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta telah menggunakan peralatan untuk menebar air.

“Dan kemudian apakah kemudian apa yang kita lakukan dalam kondisi seperti ini? Seperti yang beberapa hari yang lalu dilakukan oleh Damkar dan sebagainya, mereka menggunakan alat-alatnya untuk menebar air untuk mengurangi ini,” tuturnya.

Pramono sebelumnya juga menyinggung kondisi kualitas udara Jakarta yang sempat menjadi perhatian. Ia mengatakan Pemprov DKI tetap berupaya melakukan intervensi sesuai kondisi yang memungkinkan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
3 HP Lawas yang Masih Nyaman untuk Kerja dan Hiburan, Harganya di Bawah Rp1 Jutaan!
• 13 jam laluviva.co.id
thumb
Jerit Warga Manggarai Timur 5 Hari Belum Dapat Bantuan: Kami Sudah Tak Berdaya
• 4 jam laluliputan6.com
thumb
KPK Periksa Lagi Eks Pejabat Pajak Tersangka Kasus Gratifikasi Rp 21,5 M
• 3 jam laludetik.com
thumb
Andre Rosiade: DPR-Danantara Berjuang Agar PT Pos Indonesia Kembali Bangkit
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
2 Pelajar di Lombok Utara Gadai HP demi Beli Sabu, Berakhir Ditangkap Polisi
• 6 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.