Kronologi Orang Utan Solo Safari Lepas, Lepas Elektrik Pengaman sampai Obrak-abrik Warung

grid.id
4 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Orang utan milik Solo Safari diketahui lepas sampai ke jalanan. Sosok hewan itu ternyata lepas elektrik pengaman sampai obrak-abrik warung.

Seekor orang utan milik Solo Safari lepas dari exhibitnya pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Video lepasnya orang utan tersebut viral di berbagai media sosial.

Berikut kronologi orang utan Solo Safari lepas. Hewan tersebut ternyata lepas elektrik pengaman sampai obrak-abrik warung.

Dalam rekaman video yang beredar, orang utan tersebut terlihat masuk ke area parkir Rumah Makan Bengawan yang berada di Jalan Kyai H Masykur, Kelurahan/Kecamatan Jebres, Kota Solo.

Dalam salah satu video, orang utan berbulu cokelat itu tampak menjatuhkan sebuah sepeda motor yang berada di lokasi. Sementara rekaman lainnya memperlihatkan satwa tersebut menaiki kendaraan roda tiga yang terparkir di depan sebuah bangunan kos.

Galih Pambuko, relawan SAR Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta sekaligus saksi kejadian, kemudian menceritakan kronologi hingga orang utan tersebut dapat keluar dari area Solo Safari.

"Tadi kronologinya itu dari Pasar Semangka. Itu tadi ada orang utan dari Solo Safari, nah itu keluar. Kemudian tadi dari Pasar Semangka, kemudian langsung ke Rumah Makan Bengawan," ujar Galih ditemui di Mako SAR UNS, dikutip dari TribunSolo.com.

Orang utan itu kemudian bergerak menyusuri sisi jalan di kawasan sekitar hingga tiba di depan Markas Komando (Mako) SAR UNS. Setelah itu, satwa tersebut kembali berpindah dan masuk ke area sebuah rumah kos.

Petugas dari Solo Safari akhirnya berhasil mengamankan orang utan tersebut.

"Tadi enggak masuk ke wilayah kampus ya. Jadi cuma di depan situ, di depan gerbang. Kemudian tadi sempat mau masuk ke sini tetapi enggak jadi. Kemudian geser ke arah utara yang di dekat kos-kosan," terangnya.

Petugas Solo Safari melakukan evakuasi dengan menembakkan obat bius ke orang utan tersebut.

 Baca Juga: Kronologi Ashanty Dilecehkan Ayah Tiri, Simpan Traumanya Sejak SD sampai Ibunda Meninggal Dunia

 

"Kemudian petugasnya juga memberikan bius. Nah, kemudian setelah 30 menit, sudah diamankan oleh petugas dari Solo Safari, begitu," jelasnya.

Pada biusan pertama, orang utan tersebut belum bisa dilumpuhkan. Petugas kembali melakukan tembakan bius.

"Iya, pakai tembak, pakai bius. Tadi biusnya saya lihat dua, dua kali ditembak pakai bius," terangnya.

Pihak manajemen Solo Safari menjelaskan penyebab seekor orang utan dapat keluar hingga mencapai Jalan Kyai H Masykur, Kelurahan/Kecamatan Jebres, Kota Solo, Jawa Tengah, pada Selasa (18/8/2026) sore.

General Manager (GM) Solo Safari Miyana Harikna menyebut, pihaknya telah mengetahui bahwa orang utan bernama Didi tersebut berhasil keluar dari exhibit setelah melepaskan kawat listrik yang berfungsi sebagai pengaman.

"Kalau detailnya ini memang kami tadi sudah ketahuan bahwa dia itu memanjat sama melepas elektrik pengaman di situlah intinya," ujar Miyana kepada awak media di Solo, dikutip dari Kompas.com.

Ia mengatakan, Didi memiliki rasa penasaran yang tinggi hingga bisa melewati pengamanan berlapis yang dirancang Solo Safari.

"Karena dia pengamanan kami itu kan berlapis. Dan karena orang utan itu 90 persen bisa menirukan orang. Jadi dia itu sangat curios (penasaran) sekali untuk lihat dan menjalankan ini," ungkapnya.

Didi merupakan orang utan berjenis kelamin jantan. Didi ditempatkan di exhibit yang berada di tengah danau atau mini island Solo Safari bersama orang utan lainnya.

"Memang dia kayak inilah. Jantan lebih, lebih oke. Anaknya masih 2 tahunan, dia baru ini, masih punya baby kok, masih menyusui itu mamanya," jelasnya.

Petugas menyadari orang utan tersebut sudah tidak berada di dalam exhibit sekitar pukul 15.10 WIB. Setelah itu, pencarian langsung dilakukan selama beberapa waktu untuk menemukan keberadaannya.

 Baca Juga: Kronologi Ashanty Dilecehkan Ayah Tiri, Simpan Traumanya Sejak SD sampai Ibunda Meninggal Dunia

 

Begitu diketahui satwa tersebut telah keluar dari area exhibit Solo Safari, pihak pengelola mengerahkan tim internal yang memiliki keahlian dalam menangani satwa untuk menjalankan proses evakuasi.

"Setelah kondisi semuanya terkendali, kami melakukan evaluasi menyeluruh karena kurang lebih 16.40 satwa sudah berhasil di-rescue. Jadi sebenarnya hanya karena kan kita ada proses mencari sebentar tadi, kurang lebihnya itu 30 menit dia di luar kandang itu," jelasnya.

Pihaknya memahami kekhawatiran dan ketidaknyamanan yang dirasakan warga di sekitar Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta akibat insiden ini. Ia menyampaikan permohonan maaf.

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas kekhawatiran yang timbul dan menegaskan bahwa keselamatan, keamanan, serta kenyamanan masyarakat itu tentunya menjadi prioritas utama dalam setiap langkah pengamanan," tukasnya. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Barcelona Kini Alihkan Fokus Kejar Pemain Nomor 9
• 9 jam laluharianfajar
thumb
Belanja, Main, dan Bikin Konten Jadi Wajah Baru Retail Modern
• 17 jam laluherstory.co.id
thumb
Dorong Pesantren Mandiri, LAZ Hadji Kalla Kembangkan Unit Usaha Berkelanjutan di Ummul Qurra Kendari
• 1 jam laluterkini.id
thumb
Usai Demo, Mahasiswa UI Ungkap Kekhawatiran Pada Pemerintahan Presiden Prabowo
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Pembangunan IKN Capai Rp257,56 Triliun, Target Ibu Kota Politik 2028
• 21 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.