Jakarta, VIVA – Mitsubishi Motors menjadi salah satu merek yang mencatatkan hasil positif di sejumlah lini sepanjang Januari-Juli 2026. Tidak hanya penjualan di pasar domestik yang tumbuh, produksi kendaraan dan ekspor dari Indonesia juga sama-sama mengalami kenaikan.
Dari data terbaru Gaikindo yang dilihat VIVA Otomotif Rabu 19 Agustus 2026, Mitsubishi Motors di pasar domestik membukukan penjualan retail sebanyak 40.331 unit sepanjang tujuh bulan pertama tahun ini. Angka tersebut naik 3.071 unit atau 8,2 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai 37.260 unit.
Kinerja pabrikan otomotif berlogo tiga berlian itu juga terlihat dari penjualan Juli 2026 yang mencapai 6.041 unit. Angka itu melonjak 22,6 persen dibanding Juni dan naik 25,5 persen dibanding Juli 2025.
Dari sisi pengiriman mobil dari pabrik ke jaringan dealer atau wholesales, Mitsubishi Motors juga mencatatkan pertumbuhan. Sepanjang Januari-Juli 2026, jumlahnya mencapai 38.731 unit atau naik 7,3 persen dibanding 36.092 unit pada periode yang sama tahun lalu.
Lonjakan yang cukup besar terjadi pada Juli, ketika perusahaann asal Jepang tersebut mengirimkan 6.143 unit ke dealer. Angka tersebut naik 48,3 persen dibanding Juni dan 22,6 persen dibanding Juli tahun lalu.
Front kedua datang dari aktivitas produksi kendaraan di Indonesia. Mitsubishi Motors memproduksi 112.500 unit kendaraan sepanjang Januari-Juli 2026, meningkat 18.812 unit atau 20,1 persen secara tahunan.
Kenaikan produksi Mitsubishi bahkan lebih tinggi dibanding pertumbuhan produksi industri otomotif secara nasional. Total produksi kendaraan di Indonesia hanya tumbuh 10,4 persen menjadi 728.651 unit pada periode yang sama.
Artinya, Mitsubishi Motors berhasil meningkatkan produksinya hampir dua kali lebih cepat dibanding pertumbuhan industri. Dengan total tersebut, Mitsubishi mempertahankan posisinya sebagai produsen mobil terbesar kedua di Indonesia setelah Toyota.
Front ketiga yang tak kalah menarik datang dari pasar ekspor. Mitsubishi Motors mengirimkan 74.525 unit kendaraan ke berbagai negara sepanjang Januari-Juli 2026, naik 28,5 persen dibanding 57.997 unit pada periode yang sama tahun lalu.
Kenaikan ekspor itu menjadi salah satu pertumbuhan terbesar di antara produsen besar otomotif Indonesia. Pada Juli saja, ekspor Mitsubishi mencapai 12.380 unit atau melonjak 39 persen dibanding Juli 2025.
Hasil tersebut menunjukkan Mitsubishi tidak hanya mengandalkan konsumen di pasar domestik. Pabrik Mitsubishi di Indonesia juga semakin penting untuk memenuhi kebutuhan pasar luar negeri, ketika sejumlah merek lain justru mengalami penurunan ekspor.





