JAKARTA, KOMPAS.com - pria tanpa busana bernama Josua mengamuk memukul sejumlah pengendara motor yang melintas di Jalan Lenteng Agung Raya, Jakarta Selatan pada Selasa (18/8/2026) malam.
Pemilik warung di dekat lokasi, Muri (53), mengatakan, dirinya melihat pria tersebut masih berpakaian lengkap sedang berjalan di depan Alfamart dekat lokasi.
Pria itu membawa benda menyerupai balok kayu dan bendera.
Benda itu diduga digunakan untuk memukul pengendara ojek online (ojek online).
Baca juga: Bukan ODGJ, Pria Bugil Ngamuk Pukuli Pemotor di Lenteng Agung Jaksel karena Mabuk
Sebab di dalam potongan video yang viral di media sosial, papan yang digunakan untuk memukul pengendara sama dengan yang Muri lihat.
"Kalau saya pas kejadian pertama di depan Alfamart lewat malam-malam dia bawa balok buat mukul. Dia membawa bendera sama balok yang buat mukul ojek itu," ujarnya saat ditemui Kompas.com di warungnya, Jakarta, Rabu (19/8/2026).
Namun Muri yang baru saja pulang dari membeli bensin tidak menggubrisnya karena merasa hanya pejalan kaki biasa.
Tiba-tiba pria tersebut meneriakinya dengan bahasa yang terdengar seperti bahasa Papua.
Muri yang ketakutan buru-buru masuk ke dalam warungnya dan mengunci pintu.
Ia mengaku tidak melihat kejadian pemukulan karena berada di dalam warung.
"Saya lewat, diteriaki sama dia pakai bahasa Papua. Saya kan takut, saya kabur ke sini (dalam warung). Terus pas lagi di dalam rumah, kok ramai lagi? Jadi saya enggak tahu pas mukul ojek," jelasnya.
Baca juga: Pria Tanpa Busana Ngamuk Pukuli Pemotor hingga Jatuh di Lenteng Agung Jaksel
Muri baru melihat kondisi di luar karena mendadak ramai.
Ternyata pria tersebut sudah tidak mengenakan busana dan tengah terduduk dengan posisi tangan ditahan di leher oleh sejumlah pengendara.
Setelah kejadian, Muri mendapatkan informasi bahwa pria tersebut melepas pakaiannya karena sempat disiram air oleh tetangganya yang merasa keberisikan dengan teriakan pria tersebut.