Kurator hewan Solo Safari, Muhammad Nur Hidayanto, mengungkap kondisi terkini Didi (30), orang utan koleksi Solo Safari yang sempat lepas dari kandangnya.
Yanto mengatakan Didi telah dikembalikan ke kandang bersama pasangan dan anaknya. Saat evakuasi, tim menggunakan teknik anestesi.
“Kondisi terkini orang utan Solo Safari baik-baik saja dilepas di kandang bebas bersama pasangan dan satu anaknya,” kata Yanto saat ditemui awak media di Solo Safari, Rabu (19/8).
Ia mengaku menggunakan metode anestesi untuk mengevakuasi Didi saat lepas dari exhibit. Menurutnya, metode tersebut sudah digunakan untuk mengevakuasi satwa.
“Kami pakai metode anestesi. Jadi kita memang pakai blow dart (sumpit). Itu juga sudah diterapkan di mana-mana kalau pakai satwa liar,” kata dia.
Dia memastikan proses pemberian anestesi berjalan lancar. Bahkan saat evakuasi, Didi juga tidak melawan.
"Didi kooperatif banget, timnya kooperatif makanya dia bisa cepat kita langsung bisa kita bawa kembali ke enclosure. Orang utan ini nggak ngelawan nggak apa,” katanya.
Dia menjelaskan hewan tersebut tahu sedang tidak berada di kandangnya. Kemarin, Didi kooperatif dan sudah lama menjalani training and conditioning.
”Jadi Didi sebenarnya tahu bila melanggar aturan keluar dari exhibit. Karena tahu, dirinya melanggar maka Didi langsung mengikuti instruksi petugas keeper,” pungkasnya.





