KPK Tahan Mantan Kakanwil Pajak Terkait Kasus Gratifikasi

tvonenews.com
15 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Khusus, Muhammad Haniv (HNV) terkait kasus dugaan gratifikasi. 

Havis telah ditetapkan sebagai tersangka sejak Februari 2025 lalu. Saat ini ia ditahan di Rutan KPK cabang gedung merah putih. 

"Hari ini, KPK melakukan penahanan terhadap saudara HNV untuk 20 hari pertama, terhitung sejak tanggal 19 Agustus sampai dengan 7 September 2026 di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK," kata Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein, Rabu (19/8/2026). 

Sebelum dilakukan penahanan, Haniv terlebih dahulu menjalani pemeriksaan sebagai tersangka sejak pagi. Ia terlihat dalam kasus gratifikasi sejak dirinya menjabat sebagai Kakanwil Dirjen Pajak Jakarta Khusus pada tahun 2015-2018.

Adapun salah satu yang menjadi sorotan publik saat itu, Haniv diduga menggunakan dana gratifikasi sebesar Rp804 juta untuk mendukung penyelenggaraan peragaan busana atau fashion show anaknya. 

Selain itu, total gratifikasi yang dikaitkan dengan Muhammad Haniv disebut mencapai Rp21,5 miliar, yang bersumber dari dana sponsorship acara tersebut, transaksi valuta asing, serta simpanan dalam bentuk deposito di Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

Asep Guntur Rahayu yang saat itu menjabat sebagai Direktur Penyidikan KPK mengatakan, bahwa Muhammad Haniv, yang pada tahun 2016 memegang posisi strategis sebagai Kepala Kanwil Ditjen Pajak Jakarta Khusus, diduga memanfaatkan jabatannya untuk kepentingan pribadi serta mendukung usaha anaknya.

Akibat perbuatannya, Haniv diduga melanggar Pasal 12 B UU Pemberantasan Korupsi. (aha/cmi) 

 
 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kapal Rumah Sakit TNI AD Berlayar ke NTT Bantu Korban Gempa
• 14 jam laluliputan6.com
thumb
Rusia Diguncang Serangan Besar! Ratusan Drone Terbang ke Moskow, Gudang Raksasa Dilalap Api
• 8 jam laluerabaru.net
thumb
Asap Tebal di Sekitar Gunung Raung, Ini yang Dikatakan Badan Geologi
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Kekeringan Kabupaten Malang Meluas, 7.606 Jiwa Terima Air Bersih
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Cara Sederhana Bedakan Meterai Asli dan Palsu, Basahi Pakai Air Liur Nempel atau Tidak
• 23 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.