VIVA – Timnas Vietnam memastikan tiket ke final Piala AFF 2026 setelah menaklukkan Malaysia dengan skor 2-0 pada leg kedua semifinal di Stadion My Dinh, Hanoi, Rabu 19 Agustus 2026.
Seusai pertandingan, pelatih Vietnam, Kim Sang-sik mengungkap harapan besarnya untuk membawa The Golden Star Warriors kembali menjadi juara.
Kemenangan tersebut membuat Vietnam unggul agregat 4-0 atas Malaysia. Pada leg pertama yang berlangsung di Kuala Lumpur, Vietnam juga berhasil meraih kemenangan 2-0.
- Nhac NGUYEN / AFP
Nguyen Xuan Son menjadi aktor penting dalam kemenangan Vietnam. Striker tersebut masuk pada babak kedua dan langsung memberikan dampak dengan mencetak dua gol, masing-masing pada menit ke-62 dan 89.
Penampilan Xuan Son membuat Kim Sang-sik memberikan perhatian khusus kepada anak asuhnya tersebut. Sang pelatih bahkan berharap Xuan Son bisa kembali tampil menentukan saat Vietnam menghadapi Thailand di partai final.
“Xuan Son baru mencetak 5 gol sejauh ini? Itu agak sedikit, bukan?. Saya ingin Xuan Son mencetak 3 gol di final melawan Thailand dan membantu Vietnam memenangkan kejuaraan,” kata Kim Sang-sik sambil tertawa dalam konferensi pers seusai pertandingan, dikutip dari Soha, Kamis 20 Agustus 2026.
Kim menyampaikan pernyataan tersebut dengan nada bercanda. Namun, ia tetap menaruh harapan besar kepada Xuan Son yang kini telah mengoleksi lima gol di Piala AFF 2026.
Selain Xuan Son, Nguyen Dinh Bac juga telah mencetak lima gol sepanjang turnamen. Kim menilai persaingan keduanya justru memberikan dampak positif bagi Vietnam menjelang pertandingan final.
“Xuan Son dan Dinh Bac telah menjalankan tugas mereka dengan baik. Dedikasi dan upaya maksimal mereka dalam pertandingan adalah hal yang baik. Persaingan sehat antara Xuan Son dan Dinh Bac akan membantu tim Vietnam meraih hasil yang baik di final,” ujar Kim.
- VFF
Kim juga memberikan catatan terhadap perkembangan Dinh Bac. Menurutnya, pemain muda tersebut masih harus meningkatkan kualitas permainannya agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
“Dia perlu berkembang lebih jauh, tidak hanya di kompetisi Asia Tenggara tetapi juga di kompetisi Asia dan mungkin Eropa. Saya rasa Dinh Bac perlu lebih banyak berlari dan lebih banyak berpartisipasi dalam pertahanan,” tutur Kim.





