Pernah nggak, Beauties, kamu merasa tubuh sudah lelah tetapi aktivitas masih menumpuk? Dalam kondisi seperti itu, minuman berenergi mungkin terasa seperti solusi praktis untuk membuatmu kembali bersemangat.
Mengonsumsi minuman energi setiap hari mungkin terlihat biasa, terutama ketika kamu punya jadwal padat. Namun, kalau kebiasaan ini terus dilakukan, tubuh tentu akan berulang kali menerima kafein, gula, dan berbagai stimulan.
Lalu, apakah efeknya selalu menguntungkan? Belum tentu, karena respons tubuh terhadap minuman energi sangat bergantung pada jumlah konsumsi dan sensitivitas seseorang terhadap kafein.
Secara umum, minuman berenergi memiliki kandungan kafein sekitar 80 hingga 200 miligram per kaleng. Kafein tersebut dapat berasal dari bahan seperti guarana, ginseng, taurine, dan carnitine.
Beberapa produk juga mengandung vitamin, mineral, antioksidan, adaptogen, atau asam amino. Karena komposisinya berbeda-beda, penting bagi kamu untuk melihat kandungan produk sebelum menjadikannya kebiasaan.
Menariknya, Caroline Thomason, RD, CDCES, seorang ahli diet yang memiliki spesialisasi dalam perawatan dan edukasi diabetes, menjelaskan bahwa kandungan setiap produk bisa berbeda. Jadi, jangan hanya melihat klaim energi pada kemasan, tetapi perhatikan juga apa saja yang sebenarnya kamu konsumsi.
Dilansir dari Eating Well, ini beberapa dampak yang bisa terjadi ke tubuhmu kalau mengonsumsi minuman energi setiap hari!





