Sajikan Bantuan Siap Santap, Pemprov Sumbar Kirim 1,5 Ton Rendang untuk Korban Gempa NTT

metrotvnews.com
10 jam lalu
Cover Berita

Padang: Bantuan untuk korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus berdatangan. Salah satunya dari Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Pemprov Sumbar), di mana mereka menyiapkan bantuan 1,5 ton rendang untuk warga terdampak gempa.

Hingga Rabu, 19 Agustus 2026, seperti dikutip dari program Selamat Pagi Indonesia Metro TV, jumlah rendang yang terkumpul mencapai 1,4 ton atau mendekati target 1,5 ton. Bantuan ini berasal dari Organisasi Perangkat Daerah dan ASN di lingkungan Pemprov Sumbar.

Kepala Pelaksana BPBD Sumbar Era Sukma Munaf, mengatakan, pengumpulan rendang dilakukan sejak gempa terjadi pada 15 Agustus 2026. Hal ini sebagai bentuk solidaritas dari masyarakat Sumbar untuk masyarakat NTT.

Dipilihnya rendang karena dinilai praktis dan dapat langsung dikonsumsi. Terutama untuk pengungsi yang belum memiliki akses penuh terhadap peralatan memasak.

Rendang yang dikumpulkan terdiri dari beberapa varian. Ada rendang daging sapi dan rendang ayam.

Selain makanan siap saji, Pemprov Sumbar juga menyiapkan dukungan anggaran sebesar Rp500 juta melalui belanja tidak terduga untuk penanganan bencana.

  3.394 gempa susulan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat jumlah gempa susulan di Nusa Tenggara Timur (NTT) pascagempa utama bermagnitudo (M) 7,7 yang mengguncang pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Per Kamis, 20 Agustus 2026, pukul 05.00 WIB, tercatat sudah lebih dari tiga ribu gempa susulan.

"Total gempa bumi susulan 3.394 (kejadian)," tulis BMKG melalui akun resminya, Kamis, 20 Agustus 2026.

BMKG menyebutkan, kekuatan gempa susulan terbesar mencapai M 6,2, sedangkan yang terkecil berada di angka M 1,1.

"Magnitudo di atas 5 ada 26 kali, sedangkan gempa susulan yang dirasakan ada 99 kali," tambah BMKG.

Terkait tingginya aktivitas kegempaan ini, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu atau hoaks kebencanaan yang tidak jelas sumbernya. Warga juga diminta untuk selalu memperbarui informasi perkembangan data tektonik resmi melalui aplikasi dan kanal komunikasi terverifikasi milik BMKG.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Warisan Jadi Topik Tabu, Banyak Keluarga Kaya Belum Siap Melepas Kekayaannya
• 24 menit lalumedcom.id
thumb
KPK Sebut Pola Lobi BPK Diduga Tak Hanya di Muara Enim
• 3 jam laluliputan6.com
thumb
BRI Super League 2026/2027: Pengamat Soroti Pentingnya Kedalaman Skuad di Tengah Jadwal Padat
• 14 jam lalubola.com
thumb
Petenis Indonesia Menggila di Bali, Anthony Susanto Tembus Semifinal Usai Hancurkan Wakil Australia
• 21 jam laluviva.co.id
thumb
Polisi: Tak Ada Indikasi Bunuh Diri dalam Kecelakaan KRL di Tebet dan Kalideres
• 4 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.