Perekrut Pengantin Pesanan ke China Ditangkap, Korban Alami Kekerasan dan Dipaksa Kerja

okezone.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Bareskrim Polri membongakar kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan modus menjerat para wanita warga negara Indonesia (WNI) untuk dinikahkan dengan warga negara Cina.

Direktorat Tindak Pidana Pelindungan Perempuan dan Anak - Pemberantasan Perdagangan Orang (Dit PPA-PPO) mengungkapkan kronologi peristiwa tersebut. Polisi menangkap dua orang tersangka, yakni, perempuan inisial CA (25) dan pria inisial FU (59).

"Pengungkapan kasus pengantin pesanan WNI untuk WNA warga Tiongkok sesuai dengan Laporan Polisi. Untuk pelapor adalah korban itu sendiri yaitu ULS," kata Direktur PPA-PPO Bareskrim Polri, Brigjen Nurul Azizah di Gedung  Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, dikutip, Kamis (20/8/2026).

Baca Juga :
Polisi Pulangkan 3 Korban TPPO dari Libya, 41 WNI Masih Menunggu Evakuasi

Berdasarkan hasil pemeriksaan, CA berperan sebagai perekrut mencari wanita yang ingin dinikahkan dengan WN Cina. Selain itu, urusan administrasi mulai dari pemalsuan dokumen, dan dokumen keberangkatan korban ke China diurus seluruhnya oleh CA dengan keuntungan Rp20 juta.

Sementara FU berperan sebagai penerjemah bahasa Mandarin sekaligus penghubung antara calon suami dengan korban. Dengan keuntungan Rp 5 juta setiap korban yang berhasil diberangkatkan.

“Untuk TKP-nya ada di Jakarta dan China, kemudian waktunya berlangsung dari 2024 - 2025,” ujarnya.

Baca Juga :
Polri Tangkap Buronan TPPO WNI ke Kamboja, Ini Kronologinya

Para korban mayoritas terpedaya dengan iming-iming para tersangka yang menjanjikan mendapat kehidupan lebih layak ketika menikah dengan WN Cina. Bahkan, akan mendapat uang Rp 25 juta setelah pernikahan serta uang Rp 10 juta setiap bulan ketika telah berada di China.

"Uang Rp25 juta tersebut telah diterima, tetapi untuk uang bulanan yang dijanjikan itu tidak pernah diterima," ujar Nurul.

 

Baca Juga :
Polisi Ciduk 2 Pelaku TPPO Jaringan Indonesia-Libya, Korbannya Mencapai 105 Orang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
RI Kini Punya Indonesia Bullion Market Association, Percepat Pendalaman Pasar Bulion Nasional
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
Delapan Jalan Memperkuat Daya Saing Bank Syariah Indonesia
• 19 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pertama Kalinya, Keluarga Madura Yogyakarta Upacara HUT RI Bersama-sama
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Kapolda Riau dan Pangdam Tuanku Tambusai Patroli Udara Karhutla, Turun Langsung Padamkan Api di Pelalawan
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Rehan/Gloria Tersingkir dari Kejuaraan Dunia BWF 2026 Usai Takluk Dramatis dari Pasangan Taiwan
• 13 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.