Liputan6.com, Jakarta - Perjalanan KRL relasi Bogor–Jakarta Kota sempat terganggu setelah seorang warga tertemper di sekitar Stasiun Tebet. Gangguan tersebut juga menyebabkan penumpang sempat menumpuk di sejumlah stasiun.
Berdasarkan pantauan Liputan6.com pada Kamis (20/8/2026) pukul 08.45 WIB, penumpukan penumpang di sejumlah stasiun kini mulai terurai.
Advertisement
Perjalanan KRL juga telah kembali berjalan, meski kondisi di dalam gerbong masih dipadati penumpang. Kepadatan tersebut terjadi karena penumpang yang sebelumnya tertahan mulai kembali melanjutkan perjalanan secara bersamaan.
Sementara itu, kondisi di area peron sejumlah stasiun berangsur lebih lengang dibandingkan saat gangguan terjadi.
“Dari Depok Baru sampai Pondok Cina tidak ada penumpukan, tapi penumpang di kereta menumpuk. Kereta sudah mulai lancar,” ujar salah seorang Penumpang, Agil.
Agil mengaku sempat menanyakan kondisi perjalanan kepada petugas. Berdasarkan informasi yang diterimanya, perjalanan KRL sudah mulai kembali berjalan.
“Saya tanya petugas, kereta sudah mulai jalan, tapi kondisi di dalam kereta sekarang sudah penuh banget,” katanya.
Agil juga menceritakan kondisi di Stasiun Depok Baru saat perjalanan KRL mengalami gangguan. Menurut dia, sejumlah penumpang memilih kembali pulang karena tidak dapat melanjutkan perjalanan menggunakan kereta.
“Tadi kata salah satu penjaga parkir motor di Stasiun Depok Baru, banyak orang balik lagi, Bang. Enggak kerja, pulang gara-gara kereta terkendala itu,” ujar Agil.
Menurut Agil, kondisi tersebut turut membuat petugas parkir kewalahan menata kembali sepeda motor yang ditinggalkan penumpang. Sebab, pemilik kendaraan yang datang lebih awal biasanya memarkirkan sepeda motor di bagian depan area parkir.
“Akhirnya penjaga parkir kelimpungan merapikan posisi motor yang di parkiran. Karena yang menitipkan motor itu kan datang awal ke parkiran, jadi posisinya simpan motor di depan. Karena sudah banyak yang datang, ketutup-tutup. Jadi harus dirapikan lagi,” katanya.




