Emiten Milik Haji Isam Bantah Akuisisi 62,25 Saham BYAN

wartaekonomi.co.id
9 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Emiten yang terafiliasi dengan pengusaha asal Kalimantan, Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam, PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), buka suara terkait kabar rencana pengambilalihan 62,2% saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) oleh Haji Isam.

Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, Kamis (20/8/2026), Direktur Utama Jhonlin Agro, Indra Irawan menegaskan, JARR tidak memiliki rencana untuk mengakuisisi saham BYAN, termasuk melalui grup perseroan. Penegasan tersebut berlaku hingga tanggal penyampaian klarifikasi.

Indra juga menyebut, perseroan belum menerima informasi atau pemberitahuan resmi mengenai rencana akuisisi BYAN dari pemegang saham pengendali maupun ultimate beneficial owner perseroan.

"Hingga saat ini tidak terdapat rencana untuk mengakuisisi PT Bayan Resources Tbk (BYAN), sehingga Perseroan tidak ada rencana keterbukaan informasi maupun timeline pelaksanaan akuisisi yang dapat disampaikan oleh Perseroan," kata dia.

Klarifikasi tersebut disampaikan menyusul pemberitaan mengenai dugaan rencana pengambilalihan saham BYAN oleh Haji Isam.

Selain membantah adanya rencana akuisisi, dia memastikan tidak ada informasi atau fakta material lain yang belum disampaikan kepada publik yang dapat memengaruhi kelangsungan usaha maupun harga saham perseroan.

Siap Buka Informasi jika Akuisisi BYAN Terlaksana

Meski membantah kabar tersebut, dia menegaskan perseroan akan menjalankan prinsip keterbukaan apabila di kemudian hari terdapat aksi korporasi yang benar-benar telah memiliki kepastian.

Jika terdapat rencana transaksi atau informasi material yang sudah bersifat pasti dan mengikat (definitive and binding), perseroan bersama pemegang saham pengendali akan menyampaikannya kepada publik sesuai ketentuan pasar modal.

Baca Juga: Diinginkan Haji Isam, tapi BYAN Dapat Status Khusus Ini dari BEI

Baca Juga: Saham BYAN Anjlok di Awal Perdagangan, Tersengat Isu Diakuisisi Haji Isam

Baca Juga: Saham BYAN Ambruk 14%, IHSG Terseret Turun 1% ke Level 6.384,22

Dengan demikian, hingga saat ini belum ada rencana akuisisi BYAN yang dapat dikonfirmasi oleh JARR maupun grup perseroan.

Sebelumnya, Haji Isam dikabarkan tengah membidik 62,25% saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) atau sekitar 20,79 miliar saham. Jika transaksi dilakukan pada asumsi harga saham BYAN sekitar Rp14.400 per saham, nilai akuisisi tersebut diperkirakan mencapai Rp300 triliun.

Saat ini, BYAN masih dikendalikan oleh konglomerat Dato' Low Tuck Kwong, yang secara langsung memiliki lebih dari 62% saham perseroan. Sementara itu, sebagian saham lainnya dimiliki oleh jajaran direksi dan keluarga, termasuk Elaine Low, serta investor publik dan institusi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Siapa Nadhif Basalamah? Intip Profil dan Perjalanan Kariernya di Dunia Musik
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
Gamer Generasi 90-an Wajib Nostalgia, Ini Perjalanan Game GTA dari Era Klasik hingga Hadirnya Fitur AI
• 17 jam laluviva.co.id
thumb
OJK Cabut Izin Usaha 1 Bank di Bekasi
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Gus Ipul Ungkap 2 Opsi Pemilihan Ketum PBNU: Keputusan di Muktamar
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Foto: Hamparan Abu dan Jejak Kehangusan di Bromo
• 4 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.