Trump umumkan operasi ekonomi paling menghancurkan terhadap Iran

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Washington (ANTARA) - Presiden AS Donald Trump pada Rabu mengumumkan operasi ekonomi paling menghancurkan yang pernah dilakukan terhadap negara mana pun yang memperluas kampanyenya untuk mengisolasi Iran dan memperingatkan pihak yang membantu Teheran akan menghadapi konsekuensi ekonomi yang berat.

“Tidak ada seorang pun memberikan kesempatan lebih besar kepada Republik Islam Iran untuk membuat kesepakatan selain saya. Tragisnya bagi mereka, mereka gagal memanfaatkannya,” kata Trump melalui platform Truth Social miliknya pada Rabu (19/8).

“Oleh karena itu, hari ini, saya mengumumkan operasi ekonomi paling menghancurkan yang pernah dilakukan terhadap negara mana pun! Ini akan menjadi perang ekonomi dan isolasi dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya,” ucap Trump.

Trump mengatakan AS akan berupaya memutus jalur keuangan dan perdagangan yang memberikan dukungan ekonomi kepada Iran.

“Hari ini, saya juga mengumumkan bahwa negara mana pun yang mengizinkan lembaga keuangan, perusahaan, bandara, atau entitas pemerintahnya memberikan bantuan apa pun kepada Iran akan menghadapi konsekuensi ekonomi yang sangat besar,” tambahnya.

Trump secara khusus menyebut penyelundupan minyak, fasilitas pertukaran keuangan, transfer uang tunai, tempat penukaran mata uang, registrasi kapal, serta perusahaan kedok sebagai aktivitas yang harus dihentikan.

“Semua itu harus dihentikan sekarang,” tegasnya.

Presiden AS tersebut juga mengklaim bahwa kemampuan militer Iran telah mengalami kerusakan parah.

“Angkatan laut mereka sudah tidak ada, angkatan udara mereka hancur, dan pabrik-pabrik militer mereka kini tinggal puing-puing,” ujarnya.

Lebih lanjut, Trump menggambarkan mata uang Iran “tidak bernilai” dan mengatakan negara itu berada di ujung tanduk.

Trump menyebut kampanye tersebut sebagai “D-Day ekonomi” dan mendesak sekutu-sekutu AS untuk bergabung dengan Washington dalam mengisolasi Iran.

“Kita membutuhkan seluruh sekutu kita untuk berdiri bersama Amerika Serikat guna mengisolasi dan mengalahkan ancaman Iran,” ucapnya.

Trump menutup pernyataannya dengan kembali menegaskan sikap pemerintahannya mengenai program nuklir Iran.

“Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir,” ujarnya.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Trump mengaku ingin bertemu pemimpin Korut sebelum akhir tahun

Baca juga: Menlu Korsel: AS tak memberi tahu ada rencana pangkas latihan militer

Baca juga: Iran kaji serang aset militer AS di Eropa jika Trump lakukan eskalasi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Airlangga Buka Suara soal Desil Bansos yang Bikin Warga Kaget: Basisnya Data Sensus
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Kejagung Respons Kubu Febrie Klaim Temukan 30 Dugaan Pelanggaran Prosedur Kasus Eks Jampidsus
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
TKD Dipangkas, APKASI Sebut Daerah Kesulitan Bangun Infrastruktur dan Bayar Gaji | SATU MEJA
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Bawa Anaknya ke Liga Indonesia, John Herdman Pertaruhkan Keluarga Demi Timnas
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
Lembaga Tahanan Palestina Desak Dunia Bertindak atas Rencana Eksekusi Israel
• 5 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.