Ditantang Pihak Ruben Onsu Soal Audit Nafkah, Pihak Sarwendah Akui Heran

cumicumi.com
3 jam lalu
Cover Berita
































Konflik antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, memang masih bergulir pasca perceraian mereka. Bahkan, kini keduanya tengah berjuang untuk memperebutkan hak asuh anak-anak mereka. Sayangnya, sidang mediasi yang dilakukan keduanya tetap gagal sehingga perseteruan keduanya akan berlanjut ke babak baru, yakni persidangan pokok perkara.

Menjelang sidang pokok perkara yang kabarnya akan dilakukan pada pekan depan, nampaknya prahara antara kedua belah pihak kian memanas. Hal ini lantaran kuasa hukum Sarwendah menyatakan keberatan dengan pernyataan dari kuasa hukum Ruben terkait audit terhadap nafkah anak yang rutin dikirimkan setiap bulan. Walau begitu, mereka akan tetap memenuhinya.

"Kami siap menyampaikan pertanggungjawaban pelaporan terkait dengan biaya yang pernah diberikan. Tetapi ya lucu aja ya. Audit itu kan biasa untuk perusahaan, untuk karyawan. Kalau yang mereka lakukan ini untuk kehidupan anak, anak makan bakso di pinggir jalan lalu diminta bon bakso, ini kan agak menurut saya agak nggak lazim lah buat kami lawyer," tegas Chris Sam Siwu.

Tim kuasa hukum Sarwendah juga sempat melamparkan tantangan kepada pihak Ruben Onsu dengan menyertakan audit kesehatan demi menjamin keamanan anak-anak.

"Klien kami tidak keberatan (audit nafkah) karena semua buktinya ada. Tetapi yang lazim sebenarnya adalah audit kesehatan buat kami ya. Kalau dia mau minta audit nafkah, kita juga minta audit kesehatan terhadap klien Bang Minola (Ruben Onsu)," tegasnya.

Di wawancara terpisah, Minola Sebayang selaku kuasa hukum Ruben Onsu pun angkat bicara. Minola mengaku heran lantaran isu kesehatan baru diungkit sekarang setelah perceraian terjadi. Dia juga menegaskan bahwa berdasarkan Akta 39 yang disepakati di hadapan notaris, Ruben Onsu juga memiliki hak penuh untuk bertemu anak-anaknya tanpa syarat apa pun.

"Kalau memang benar itu ada dan itu membahayakan, harusnya dari awal kan itu sudah diatur. Loh, dia mengatakan, 'Oh ini kita tidak atur karena kita nggak mau mengatur hal-hal yang sensitif'. Tapi kan harusnya bisa diakali dengan bahasa syarat-syarat. Ini nggak ada, tanpa syarat," balas Minola. (ND)



Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mensos Siapkan Santunan Rp15 Juta untuk Keluarga Korban Meninggal Gempa NTT
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
BMKG Prakirakan Cuaca di Mayoritas Kota Besar Indonesia Berawan Hari ini
• 9 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Molinas Diluncurkan, Aismoli: Industri Lokal Sangat Siap Produksi Massal
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Iran Wanti-wanti Negara Teluk Tak Bantu Militer AS!
• 2 jam laludetik.com
thumb
Kesaksian Warga Saat Gempa Mengguncang NTT: Kalau 20 Detik, Pasti Satu Flores Rata
• 10 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.