Pramono Ungkap Kendala Atasi Polusi Udara Jakarta

liputan6.com
3 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai persoalan polusi udara di Jakarta tidak hanya berasal dari sektor transportasi. Menurutnya, aktivitas industri di wilayah aglomerasi Jakarta yang masih menggunakan bahan bakar batu bara turut menjadi salah satu sumber utama tingginya emisi.

Pramono menyinggung keberadaan industri di kawasan aglomerasi Jakarta yang masih menggunakan bahan bakar tidak ramah lingkungan. Salah satunya, kata dia, seperti Suralaya, kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) terbesar di Indonesia yang terletak di Kecamatan Pulo Merak, Kota Cilegon, Banten.

Advertisement

BACA JUGA: Pramono Anung Akui Dilema Evaluasi Jalur Sepeda

“Persoalan utamanya bagaimana koordinasi di aglomerasi Jakarta ini, terutama bagi daerah-daerah yang masih mengizinkan industrinya menggunakan bahan bakar batu bara,” kata Pramono usai hadir dalam acara Indonesia International Transport Summit (IITS) 2026 di The Tribrata Hotel & Convention Center, Jakarta Selatan, Kamis (20/8/2026).

Menurut Pramono, upaya Pemprov DKI menekan emisi dari dalam Jakarta tidak akan sepenuhnya menyelesaikan persoalan polusi jika industri di kawasan penyangga masih menggunakan pembangkit atau bahan bakar berbasis batu bara.

“Kalau itu tidak diizinkan, saya yakin dampaknya akan jauh lebih besar,” ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PAM JAYA Rayakan HUT RI ke-81 dan Dukung Ambulans Baduy
• 6 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Gerakan Janin di Usia 34 Minggu Berkurang, Normal dan Kapan Perlu Waspada
• 1 jam lalutheasianparent.com
thumb
BCA Expo 2026 Hadir di 7 Kota: Cek Jadwal, Bunga Spesial KPR, & Diskon Menariknya
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Gempa Magnitudo 5,7 Kembali Guncang NTT, BMKG Catat 3.055 Gempa Susulan
• 8 jam lalueranasional.com
thumb
Gamer Generasi 90-an Wajib Nostalgia, Ini Perjalanan Game GTA dari Era Klasik hingga Hadirnya Fitur AI
• 14 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.