JAKARTA, DISWAY.ID - Seorang mahasiswi calon kadet yang diterima di Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Pertahanan (Unhan) mengundurkan diri karena menolak melepaskan jilbab.
Pengunduran diri mahasiswi itu viral di platform Instagram lantaran dirinya tidak mendapat hak untuk berkerudung.
Melansir dari akun Instagram @pawnotes_ mahasiswi curhat dirinya berhasil lolos seleksi Penerimaan Murid Baru (PMB) di Unhan.
BACA JUGA:BNPP Ajak Mahasiswa Politeknik Unhan Ben Mboi Bangun Masa Depan Kawasan Perbatasan
Namun dirinya memilih mengundurkan diri karena sebuah aturan tidak tertulis yang melarang perempuan Muslim berhijab.
Pemilik akun menceriakan semula dirinya tertarik pada salah satu bidang studi di Unhan, Kedokteran Militer.
Setelah berhasil lolos dalam empat kali seleksi dan sempat menjadi bagian dari Kadet Mahasiswa Cohort 7 Unhan RI, mahasiswa yang diketahu bernama Asma Wafa Ahdina itu mengundurkan diri.
Wafa ungkap alasannya mengundurkan diri dari Unhan lantaran larangan berhijab bagi perempuan Muslim.
Adapun desas-desus aturan tersebut sempat terdengar ditelingnya.
BACA JUGA:Di Hadapan 573 Wisudawan Unhan Menhan Prabowo Bicara Pentingnya Indonesia Kejar Penguasaan STEM
"Well, cukup banyak yang bilang, tapi saya tidak pernah lihat aturannya secara langsung. Jadi, saya mau tahu.. dan ternyata memang tidak ada aturan tertulisnnya" tulis keterangannya.
Selama mengikuti proses seleksi, mereka yang mengenakan hijab diberi kesempatan dan difasilitasi mengikuti tes.
Akan tetapi, mereka tidak diberi pilihan setelah dinyatakan lulus menjadi mahasiswa .
"Pilihan yang ada bagi kami hanya lepas atau mundur. Saya memilih opsi kedua. Menurut saya, hijab adalah kehormatan para muslimah, hijab adalah pilihan saya sebagai manusia yang merdeka" sambungnya.
Aturan Tidak Tertulis Larangan Berhijab Tuai KontraDalam unggahan lainnya, Wafa juga ungkap para peserta mendapatkan pertanyaan langsung dari pimpinan fakultas saat sesi wawancara akademik.
- 1
- 2
- 3
- »





