Tertibkan Lapak Luar Pasar Kramat Jati, Gubernur DKI Instruksikan Sterilisasi Jalan

jpnn.com
11 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meminta seluruh pedagang yang masih nekat berjualan di luar area Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk segera dipindahkan ke dalam pasar.

Langkah tegas ini diambil karena keberadaan lapak liar tersebut kerap memicu kemacetan parah serta membuat permukaan jalan menjadi basah dan licin sehingga membahayakan para pengguna jalan

BACA JUGA: Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati

"Sudah dilakukan koordinasi dengan Wali Kota dan Dirut Pasar Jaya. Sudah diminta agar pedagang yang berada di luar untuk masuk ke dalam karena bisa mengganggu lalu lintas dan dapat membuat permukaan jalan menjadi basah dan licin sehingga membahayakan pengguna jalan," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis.

Penataan dan penertiban pedagang tersebut akan dikoordinasikan oleh Wali Kota Jakarta Timur Munjirin. Ia pun telah meminta Direktur Utama Pasar Jaya Agus Himawan ikut menangani persoalan tersebut.

BACA JUGA: Gubernur Pramono: Penataan Lokasi Sementara untuk Korban Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati Segera Rampung

Dia pun tak ingin kejadian serupa kembali terulang dan memakan korban. Di mana, sebelumnya seorang pelajar berinisial HH (18) meninggal dunia akibat terlindas truk di Jalan Raya Bogor, kawasan Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur (Jaktim), saat berangkat sekolah.

"Iya telah terjadi kecelakaan lalu lintas oleh pelajar berinisial HH yang mengakibatkan korban kematian atau meninggal dunia tadi pukul 06.00 WIB di Jalan Raya Bogor arah Selatan depan Rumah Makan Kuring Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Timur AKP Darwis Yunarta

BACA JUGA: Kebakaran Menghanguskan 350 Kios di Pasar Induk Kramat Jati

HH meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya terlibat kecelakaan dengan dump truck.

Akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami luka parah dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Petugas kemudian mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara TK I Pusdokkes Polri Jakarta Timur untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Trump Ancam Hancurkan Ekonomi Iran, Harga Minyak Mentah Melonjak 2,9 Persen
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Jusuf Kalla Dorong Wahdah Islamiyah Perbanyak Muzakki dan Pengusaha Muslim
• 18 jam laluterkini.id
thumb
BEI Ubah Harga Saham Terendah dari Rp 50 Jadi Rp 1, Saham Rp 11-Rp 200 ARA 35 Persen
• 16 jam lalurepublika.co.id
thumb
Airlangga Ungkap Bank Emas Pegadaian-BSI Kelola 179 Ton Emas
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
PPP Gelar Rakornas, Bahas Pembentukan Tim Hukum-Rampungkan Muswil
• 12 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.