Bandung (ANTARA) - PT KAI Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung menyiapkan 60.717 tempat duduk kereta api jarak jauh guna mengantisipasi lonjakan pemudik dan wisatawan selama periode libur panjang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada 21-25 Agustus 2026.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo mengungkapkan bahwa kapasitas tempat duduk tersebut dialokasikan dari 24 perjalanan KA reguler yang berangkat awal dari berbagai stasiun di wilayah Daop 2 Bandung.
"Menghadapi libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW pada Tahun 2026 ini, KAI Daop 2 Bandung telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan perjalanan kereta api berjalan dengan aman, selamat, nyaman, dan tepat waktu. Keselamatan pengguna jasa KA dan seluruh perjalanan KA menjadi prioritas utama yang terus kami jaga," kata Kuswardojo di Bandung, Kamis.
Pemeriksaan dan pengecekan secara menyeluruh terus dilakukan mencakup sarana, prasarana, peralatan operasional, hingga fasilitas pelayanan bagi pelanggan di area stasiun, petak jalan rel, maupun rangkaian kereta api.
KAI Daop 2 Bandung menyiagakan seluruh petugas pelayanan dan operasional untuk mengawal standar keselamatan serta kenyamanan pengguna jasa selama masa libur panjang dari Jumat (21/8) hingga Selasa (25/8).
"Seluruh petugas KAI Daop 2 Bandung juga telah bersiap memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jasa KA. Kami memastikan kesiapan petugas, sarana, prasarana, serta fasilitas untuk pengguna jasa KA agar operasional perjalanan KA dapat berjalan lancar," ujarnya.
Masyarakat yang hendak bepergian diimbau merencanakan perjalanan lebih awal dan memesan tiket secara daring melalui kanal resmi, seperti aplikasi Access by KAI dan laman web booking.kai.id.
"Kami mengimbau masyarakat yang akan bepergian pada periode libur panjang untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan melakukan pembelian tiket melalui kanal resmi KAI. Dengan persiapan yang baik dari pelanggan dan kesiapan operasional dari KAI, kami berharap perjalanan selama libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW dapat berlangsung aman, nyaman, lancar, dan tepat waktu," tuturnya.
Baca juga: KAI-Pemkot Bogor tata Stasiun Bogor jadi kawasan transportasi terpadu
Baca juga: KAI Yogyakarta pastikan perjalanan KA selamat dan aman pascagempa
Baca juga: Imbas temperan, 10 perjalanan Commuter Line Bogor terlambat
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo mengungkapkan bahwa kapasitas tempat duduk tersebut dialokasikan dari 24 perjalanan KA reguler yang berangkat awal dari berbagai stasiun di wilayah Daop 2 Bandung.
"Menghadapi libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW pada Tahun 2026 ini, KAI Daop 2 Bandung telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan perjalanan kereta api berjalan dengan aman, selamat, nyaman, dan tepat waktu. Keselamatan pengguna jasa KA dan seluruh perjalanan KA menjadi prioritas utama yang terus kami jaga," kata Kuswardojo di Bandung, Kamis.
Pemeriksaan dan pengecekan secara menyeluruh terus dilakukan mencakup sarana, prasarana, peralatan operasional, hingga fasilitas pelayanan bagi pelanggan di area stasiun, petak jalan rel, maupun rangkaian kereta api.
KAI Daop 2 Bandung menyiagakan seluruh petugas pelayanan dan operasional untuk mengawal standar keselamatan serta kenyamanan pengguna jasa selama masa libur panjang dari Jumat (21/8) hingga Selasa (25/8).
"Seluruh petugas KAI Daop 2 Bandung juga telah bersiap memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jasa KA. Kami memastikan kesiapan petugas, sarana, prasarana, serta fasilitas untuk pengguna jasa KA agar operasional perjalanan KA dapat berjalan lancar," ujarnya.
Masyarakat yang hendak bepergian diimbau merencanakan perjalanan lebih awal dan memesan tiket secara daring melalui kanal resmi, seperti aplikasi Access by KAI dan laman web booking.kai.id.
"Kami mengimbau masyarakat yang akan bepergian pada periode libur panjang untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan melakukan pembelian tiket melalui kanal resmi KAI. Dengan persiapan yang baik dari pelanggan dan kesiapan operasional dari KAI, kami berharap perjalanan selama libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW dapat berlangsung aman, nyaman, lancar, dan tepat waktu," tuturnya.
Baca juga: KAI-Pemkot Bogor tata Stasiun Bogor jadi kawasan transportasi terpadu
Baca juga: KAI Yogyakarta pastikan perjalanan KA selamat dan aman pascagempa
Baca juga: Imbas temperan, 10 perjalanan Commuter Line Bogor terlambat




