Apresiasi Simpati Negara Sahabat, RI Prioritaskan Kapasitas Nasional Tangani Gempa NTT

metrotvnews.com
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Pemerintah Indonesia saat ini fokus menangani dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan mengandalkan kapasitas dan sumber daya nasional yang dimiliki, sehingga bantuan asing belum dibutuhkan.

Juru Bicara I Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Yvonne Mewengkang mengatakan pemerintah memprioritaskan pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak melalui sumber daya nasional.

"Terkait bantuan, pemerintah RI saat ini fokus penanganan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak itu dapat terpenuhi melalui kapasitas dan sumber daya nasional yang kita miliki," kata Yvonne dalam press briefing di Jakarta, Kamis, 20 Agustus 2026.

Di tengah penanganan tersebut, Indonesia menerima banyak ucapan duka cita, simpati, dan solidaritas dari negara-negara sahabat serta mitra.

"Kami menyampaikan apresiasi yang tulus atas pesan duka cita, simpati, dan solidaritas dari negara-negara sahabat dan mitra kami menyusul gempa dahsyat di Nusa Tenggara Timur. Dukungan tersebut sangat berarti bagi kami dalam masa sulit ini," ujar Yvonne.

Terkait kemungkinan isu gempa NTT dibahas dalam kunjungan Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi ke Indonesia, Yvonne mengatakan pihaknya masih akan membahas perihal ini lebih lanjut.

Tiongkok menjadi salah satu negara yang menyatakan kesiapan memberikan bantuan sesuai kebutuhan Indonesia. 

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Lin Jian mengatakan, Tiongkok menyampaikan belasungkawa kepada korban gempa serta simpati kepada keluarga korban meninggal dan mereka yang terluka.

"Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada para korban serta simpati tulus kepada keluarga korban yang meninggal dunia dan mereka yang terluka," ujar Lin, dikutip dari Antara.

Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang NTT pada 15 Agustus 2026. Berdasarkan data BNPB per 20 Agustus, jumlah korban meninggal dunia mencapai 75 jiwa, 907 orang luka-luka, 92.735 jiwa mengungsi, dan 36.163 unit rumah mengalami kerusakan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kesaksian Warga Saat Gempa Mengguncang NTT: Kalau 20 Detik, Pasti Satu Flores Rata
• 22 jam lalukompas.com
thumb
Raih Bakti Koperasi Nayaka Mahambara, Gubernur Sumsel: Motivasi Bagi Kami
• 6 jam laludetik.com
thumb
Rumah di Senen Hangus Dilalap Api
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kronologi Bule dan 2 Wanita Viral karena Terekam Video CCTV Berbuat Asusila Depan Rumah Warga di Bali
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Dokter Mata Beli Ferrari Luce Senilai Rp600 Miliar
• 15 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.