Sebuah ledakan menerangi langit Kyiv saat rudal balistik Rusia menghantam ibu kota Ukraina, Kamis (20/8/2026) dini hari, di tengah berlanjutnya serangan Rusia terhadap Ukraina. (REUTERS/Gleb Garanich)
2/6Pihak berwenang Ukraina mengatakan serangan itu juga merusak sejumlah bangunan dan menyebabkan aliran listrik terputus di sebagian wilayah Kyiv. (REUTERS/Anatolii Stepanov)
Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko mengatakan sejumlah warga terjebak di sebuah gedung hunian. Kebakaran juga terjadi di berbagai lokasi akibat serangan tersebut. Serangan tersebut menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai lebih dari 30 lainnya. (REUTERS/Stringer)
4/6Selain bangunan tempat tinggal, fasilitas non-hunian, gudang, serta sebuah rumah sakit anak turut terdampak. Layanan darurat Ukraina merilis video yang memperlihatkan petugas memadamkan kebakaran dan mengevakuasi warga dari bangunan yang rusak. (REUTERS/Stringer)
Di wilayah sekitar Kyiv, seorang pejabat setempat melaporkan satu orang lainnya tewas akibat serangan tersebut. (REUTERS/Stringer)
6/6Hingga pagi hari, asap hitam masih membubung di sejumlah wilayah Kyiv setelah serangan tersebut. Rusia dan Ukraina terus terlibat dalam aksi saling serang hampir setiap hari sejak invasi skala penuh pada Februari 2022. Sementara itu, berbagai upaya diplomatik yang melibatkan Amerika Serikat dan negara-negara Eropa belum membuahkan kesepakatan gencatan senjata yang langgeng. (REUTERS/Valentyn Ogirenko)




