Anak Sekolah di Tengah Kepungan Asap Kebakaran Hutan Kalimantan

liputan6.com
7 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi perhatian serius bagi aktivitas pendidikan, khususnya di Kalimantan. Di tengah kualitas udara yang menurun, anak-anak sekolah di Kota Singkawang tetap menjalani pembelajaran tatap muka dengan sejumlah langkah pencegahan untuk menjaga kesehatan mereka.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Singkawang meminta seluruh siswa menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Imbauan tersebut menjadi langkah antisipasi untuk melindungi siswa dan seluruh warga sekolah dari paparan asap serta partikel debu di udara.

Advertisement

BACA JUGA: Kabut Asap Muncul, Operasi Terpadu Kebakaran Hutan Kalimantan Diperkuat

Kepala Dinas Dikbud Kota Singkawang Asmadi mengatakan, penggunaan masker dilakukan untuk memberikan perlindungan sekaligus rasa aman bagi warga sekolah di tengah kondisi udara yang perlu diwaspadai.

“Permintaan menggunakan masker ini dalam rangka memberikan rasa aman dan menjaga kesehatan seluruh warga sekolah,” kata Asmadi di Singkawang, Kalimantan Barat, dikutip Jumat (21/8/2026), seperti dilansir dari Antara.

Berdasarkan pemantauan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Singkawang, kualitas udara masih berada dalam kategori sedang. Namun, kondisi tersebut tidak membuat kewaspadaan diturunkan karena kualitas udara dapat berubah mengikuti perkembangan karhutla dan arah angin.

Bagi anak-anak usia sekolah, kondisi ini menjadi perhatian tersendiri. Aktivitas mereka tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas, tetapi juga mencakup perjalanan menuju dan pulang dari sekolah serta berbagai kegiatan di luar ruangan.

Asmadi menyebut, penggunaan masker menjadi salah satu cara sederhana untuk mengurangi risiko paparan partikel dari asap dan debu, terutama bagi anak usia sekolah yang perlu mendapat perlindungan selama beraktivitas.

Karena itu, pihak sekolah, guru, dan orang tua diminta bersama-sama mengingatkan siswa agar membawa dan menggunakan masker ketika berangkat dan pulang sekolah maupun saat mengikuti kegiatan di luar ruangan.

“Kita ingin anak-anak tetap sehat dan nyaman dalam belajar sebagai bentuk antisipasi agar kesehatan mereka tetap terjaga,” jelas dia.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gibran Turun ke 3 Daerah Terdampak Gempa NTT, Bawa Mahasiswa Psikologi UI
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Penambangan Pasir Dekat Jembatan Brantas Kediri Ditertibkan, Ini Alasannya
• 18 jam laluberitajatim.com
thumb
Lebih dari 2 Tahun Setelah Tewas, Israel Baru Selidiki Kematian Bocah Palestina Hind Rajab
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Wali Kota Munafri Warning Kepala OPD Makassar, Minta Ubah Cara Kerja
• 17 jam laluharianfajar
thumb
Apresiasi Pameran Foto 'Prahara Pulau Emas', Wali Kota Medan: Foto Jurnalistik Menggugah Empati dan Menciptakan Harapan
• 7 jam lalumediaapakabar.com
Berhasil disimpan.