Jajaran Rektorat Unsoed Terjaring OTT KPK, Rektor hingga Dua Warek Ditangkap

tvonenews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) jajaran Rektorat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Jawa Tengah.

Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan Rektor Unsoed Akhmad Sodiq menjadi salah satu pihak yang ditangkap dalam OTT tersebut.

"Ada Rektor juga," kata Setyo saat dikonfirmasi pada Jumat (20/8/2026).

Ketua KPK, Setyo Budiyanto.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Aldi Herlanda

Setyo juga mengonfirmasi Wakil Rektor Bidang Akademik Unsoed Noor Farid, dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unsoed Norman Arie Prayogo terjaring dalam OTT tersebut.

Sementara untuk Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unsoed Kuat Puji Prayitno, dan Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Humas Unsoed Waluyo Handoko Setyo belum bisa mengkonfirmasi.

"Detail pihak yang dibawa ke Jakarta, saya belum update," katanya.

KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status dari pihak yang ditangkap dalam OTT tersebut sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

OTT ke-19 Sepanjang 2026

Sebelumnya, KPK mulai melakukan OTT pertama di 2026 dengan menangkap delapan orang selama 9-10 Januari. 

Penangkapan ini mengenai dugaan suap dalam pemeriksaan pajak di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan periode 2021-2026.

Pada bulan yang sama, KPK menangkap Wali Kota Madiun Maidi dalam OTT kedua, dan Bupati Pati Sudewo dalam OTT ketiga.

Pada Februari 2026, KPK menangkap Kepala KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dalam OTT keempat.

KPK dalam bulan yang sama juga menangkap mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan pada Ditjen Bea dan Cukai Kemenkeu Rizal, yang sedang menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Bagian Barat pada OTT kelima.

Selain itu, KPK menangkap Ketua Pengadilan Negeri Depok I Wayan Eka Mariarta serta Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan pada OTT keenam.

Selama Maret 2026 yang bertepatan dengan Ramadhan atau bulan puasa, KPK menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, dan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman. Ketiganya ditangkap dalam OTT yang berbeda.

Pada April 2026, KPK menangkap Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dalam OTT ke-10. Namun, sepanjang Mei 2026, tidak ada OTT KPK.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
NTT Diguncang 3.752 Gempa Susulan, Jumlah Pengungsi Tembus 92.735 Orang
• 21 jam lalurctiplus.com
thumb
Bea Cukai Jakarta Musnahkan BKC Ilegal Rp20,18 Miliar, Kerugian Negara Capai Rp11,81 Miliar
• 13 jam lalurctiplus.com
thumb
RI-China Sepakati Kerja Sama Maritim, Tingkatkan Keselamatan Navigasi Laut
• 20 menit lalukumparan.com
thumb
Sempat Sebut Rizky Ridho Dicoret John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026, Bung Ropan Klarifikasi
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
Pelindo dan BNN Jawa Timur Edukasi Pelajar Cegah Penyalahgunaan Narkoba
• 15 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.