KAI Logistik Catat Pengiriman Angkutan Ritel Capai 41 Ribu Ton hingga Juli 2026

metrotvnews.com
12 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) mencatatkan pertumbuhan positif pada bisnis angkutan ritel KAI Logistik Express. Hingga Juli 2026, layanan KAI Logistik Express melayani lebih dari 2 juta kiriman paket dengan total volume mencapai sekitar 41.980 ton, meningkat 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

 VP of Commercial KAI Logistik Ferdian Pardosi mengatakan, pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan pengiriman yang mampu memberikan kemudahan, keandalan, serta konektivitas antardaerah. 

Tidak hanya melayani pengiriman paket, ia menyebut, KAI Logistik Express juga menghadirkan layanan untuk berbagai komoditas yang menjadi kebutuhan masyarakat, termasuk pengiriman hewan peliharaan dan sepeda motor yang juga menjadi komoditas pengiriman utama yang dilayani KALOG Express.

“Kami melihat momentum ini sebagai peluang untuk terus memperkuat kualitas layanan sekaligus menghadirkan solusi logistik yang semakin relevan dengan kebutuhan pelanggan,” kata dia dalam keterangan tertulis, Jumat, 21 Agustus 2026.

Baca Juga :

KAI Targetkan 1,4 Miliar Pelanggan Per Tahun Menuju 2045

(Ilustrasi. Foto: Dok KAI Logistik) Pengiriman paket, hewan peliharaan, hingga sepeda motor Dari keseluruhan layanan pengiriman, paket masih menjadi komoditas dengan volume pengiriman terbesar, yakni mencapai sekitar 1,78 juta kiriman hingga Juli 2026. Selanjutnya, layanan pengiriman hewan mencatat sekitar 107 ribu kiriman. 

Sementara itu, pengiriman sepeda motor mencapai sekitar 88 ribu unit, dengan volume pengiriman tertinggi tercatat pada Juli 2026. Peningkatan tersebut turut dipengaruhi oleh meningkatnya mobilisasi masyarakat seiring dimulainya tahun ajaran baru di perguruan tinggi.

“Momentum peningkatan juga terlihat pada Juli 2026, yang mencatatkan pertumbuhan rata-rata sekitar 15 persen pada jumlah pengiriman berbagai komoditas utama dibandingkan periode sebelumnya,” lanjut Pardosi.

Pertumbuhan bisnis angkutan ritel tersebut sejalan dengan prospek industri Courier, Express and Parcel (CEP) di Indonesia yang diproyeksikan tumbuh dengan Compound Annual Growth Rate (CAGR) sebesar 7,12 persen pada periode 2026–2031 .

Menurutnya, pertumbuhan industri  kurir memberikan ruang yang besar bagi KAI Logistik untuk terus mengembangkan bisnis angkutan ritel. Keunggulan jaringan kereta api yang menghubungkan berbagai wilayah menjadi salah satu fondasi penting dalam menghadirkan layanan logistik yang efisien dan terintegrasi. 

“Ke depan, kami akan terus memperkuat konektivitas, kapasitas, serta pengalaman pelanggan agar KALOG Express dapat menjadi bagian dari solusi mobilitas logistik masyarakat,” tutup Ferdian.

Pertumbuhan kinerja khususnya pada momentum peningkatan periode awal semester II menjadi optimisme bagi KAI Logistik untuk terus memperkuat posisi bisnis angkutan ritel sekaligus berkontribusi dalam mendukung ekosistem logistik nasional yang semakin dinamis.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Stok pupuk subsidi di Karawang dan Jabar aman memasuki musim tanam
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Polisi Tangkap 5 Orang Pelaku Pengeroyokan Sopir Pengangkut Ayam di Bali
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Bupati Kotim kerahkan seluruh OPD optimalkan penanganan karhutla
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
BEM UI Kritik Polemik MBG dan Kopdes Merah Putih, Bakom: Pemerintah Terus Evaluasi | ROSI
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Pemerintah Buka Peluang Kaji Ulang Penentuan Desil, Tunggu Sensus Ekonomi BPS
• 2 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.