KPK Tangkap Tangan Rektor UNSOED dan 13 Orang Lainnya

jpnn.com
10 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Purwokerto, Jawa Tengah, yang kemudian berujung pada peristiwa tangkap tangan. Dalam operasi tersebut, tim KPK mengamankan 14 orang terkait dugaan tindak pidana korupsi.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi peristiwa tersebut dalam keterangannya di Jakarta, Jumat. "Benar, KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Purwokerto, Jawa Tengah. Bahwa dalam kegiatan tersebut kemudian terjadi peristiwa tertangkap tangan terhadap terduga pelaku tindak pidana korupsi," ujar Budi.

BACA JUGA: MAPPI Laporkan Ainun ke KPK

Dalam peristiwa ini, tim mengamankan 14 orang, yakni 12 orang di wilayah Purwokerto dan dua orang di Jakarta, pada Kamis (20/8). Salah satu pihak yang diamankan adalah Rektor Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED). Kegiatan penyelidikan tertutup ini terkait dengan dugaan penerimaan oleh Penyelenggara Negara dalam penerimaan mahasiswa baru.

Dua orang yang diamankan di Jakarta langsung dilakukan permintaan keterangan secara intensif di Gedung Merah Putih KPK. Sedangkan 12 orang yang diamankan di Purwokerto menjalani pemeriksaan awal di Polresta Banyumas. Selanjutnya, tujuh orang di antaranya dibawa ke Jakarta untuk permintaan keterangan lebih lanjut. Sehingga sampai dengan saat ini, pihak-pihak yang diamankan dalam rangkaian peristiwa tertangkap tangan tersebut dan sedang menjalani permintaan keterangan di KPK total berjumlah 9 orang.

BACA JUGA: KPK Sudah Dapat Info soal Dugaan Korupsi BPJS TKA

Adapun barang bukti yang diamankan di antaranya uang tunai sejumlah ratusan juta rupiah. KPK menyayangkan terjadinya dugaan korupsi di ruang-ruang pendidikan. "Ruang yang seharusnya tidak sekadar diisi dengan pembelajaran ilmu pengetahuan, tatapi juga penanaman nilai dan karakter," kata Budi.

Lebih lanjut, ia menyoroti dugaan korupsi yang terjadi saat proses awal penerimaan mahasiswa baru. "Artinya, transaksional sudah terjadi saat mahasiswa baru membuka gerbang masuk kampus. Gerbang yang semestinya menjadi gapura cita-cita dan masa depan bangsa," tegasnya. (tan/jpnn)

BACA JUGA: Pegawai Adaro Andalan Indonesia Dipanggil KPK Terkait Kasus Pajak

BACA ARTIKEL LAINNYA... KPK Resmi Tahan Mantan Kakanwil DJP Jakarta Khusus Muhammad Haniv


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mendagri pastikan negara hadir untuk korban gempa di NTT
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Karhutla di Kalbar Mencapai 38 Ribu Hektare Sepanjang 2026
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Repower Asia (REAL) Perluas Bisnis ke Sektor Infrastruktur Digital
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Apresiasi Pameran Foto 'Prahara Pulau Emas', Wali Kota Medan: Foto Jurnalistik Menggugah Empati dan Menciptakan Harapan
• 18 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Pelaku Pengeroyokan Prajurit TNI AL di Jaktim Ditahan, Terancam Bui Dua Tahun
• 3 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.