BRI Group Kelola 153 Ton Emas Melalui Ekosistem Ultra Mikro

idxchannel.com
8 jam lalu
Cover Berita

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI (BBRI) bersama Holding Ultra Mikro (UMi) terus memperkuat ekosistem emas nasional melalui PT Pegadaian.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI (BBRI) dan Holding Ultra Mikro (UMi) terus memperkuat ekosistem emas nasional melalui PT Pegadaian. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI (BBRI) bersama Holding Ultra Mikro (UMi) terus memperkuat ekosistem emas nasional melalui PT Pegadaian. Hingga saat ini, kelolaan ekosistem emas dalam Holding Ultra Mikro telah mencapai 153 ton.

Kelolaan tersebut terdiri dari deposito emas, gadai emas, tabungan emas, cicilan emas, pinjaman modal kerja emas, bullion trading, serta jasa titipan emas korporasi. Hal ini mencerminkan semakin besarnya peran emas sebagai instrumen investasi, penyimpan nilai, sekaligus bagian dari ekosistem pembiayaan masyarakat.

Baca Juga:
Dorong Pembangunan Ekosistem Emas Berstandar Internasional, Direktur Pegadaian Resmi Ketua Umum IBMA

Group CEO BRI, Hery Gunardi mengatakan, pengembangan ekosistem emas melalui Pegadaian menjadi salah satu bentuk konkret sinergi Holding Ultra Mikro dalam mendukung pengembangan potensi kekayaan nasional sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan.

"Melalui Holding Ultra Mikro, BRI bersama Pegadaian terus memperkuat ekosistem emas agar semakin terintegrasi, inklusif, dan memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat maupun perekonomian nasional. Dengan kelolaan ekosistem emas yang telah mencapai 153 ton, kami melihat ruang pertumbuhannya masih sangat besar ke depan," ujar Hery.

Baca Juga:
Dana Pensiun Syariah Muamalat Masuk Instrumen ETF Emas

Penguatan ekosistem emas juga menjadi bagian dari evolusi Holding Ultra Mikro setelah hampir lima tahun mengintegrasikan kekuatan BRI, Pegadaian, dan PNM dalam melayani segmen mikro dan ultra mikro.

Jika pada tahap awal Holding UMi berfokus pada perluasan akses pembiayaan dan inklusi keuangan, pengembangan ekosistem kini diarahkan semakin luas untuk membantu masyarakat membangun aset dan meningkatkan kapasitas finansial secara berkelanjutan.

"Holding Ultra Mikro terbukti tidak hanya untuk memperluas akses pembiayaan, tetapi juga membantu masyarakat membangun aset. Ini merupakan tahapan penting dalam proses pemberdayaan, dari memperoleh akses layanan keuangan, mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, hingga pada akhirnya mampu mengakumulasi aset dan meningkatkan kesejahteraan," kata Hery.

Ke depan, BRI bersama Pegadaian dan PNM dalam Ekosistem Ultra Mikro akan terus memperkuat integrasi ekosistem, memperluas akses layanan, serta mengembangkan inovasi untuk menjadikan emas sebagai salah satu instrumen yang mampu mendorong inklusi sekaligus pendalaman sektor keuangan nasional.

"Indonesia memiliki potensi emas yang sangat besar. Tantangannya adalah bagaimana potensi tersebut dapat dikelola dalam ekosistem yang terintegrasi sehingga memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. BRI Group melalui Holding Ultra Mikro siap mengambil peran untuk memperkuat ekosistem tersebut dan memastikan kekayaan Indonesia dapat menjadi sumber kekuatan bagi perekonomian nasional," pungkas Hery.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
386,5 Ton Sampah Dibersihkan! Gerakan Langit Biru Demokrat Lanjut Pekan Ketujuh
• 8 jam laludisway.id
thumb
Pemerintah Diminta Pertimbangkan Liburkan Sekolah di Kalimantan Impas Karhutla
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Pesawat Pengintai AS Mengumumkan Keadaan Darurat di Dekat Selat Hormuz
• 11 jam lalupantau.com
thumb
BRI Group Kelola 153 Ton Emas Melalui Ekosistem Ultra Mikro
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Kanwil Bea Cukai Jakarta musnahkan barang kena cukai ilegal Rp20,18 M
• 22 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.