Bukan Cuma Water Bombing, TNI Kerahkan 14 Ribu Prajurit Hadapi Karhutla

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – TNI mengerahkan kekuatan besar untuk menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah. Sebanyak 14.167 prajurit disiagakan untuk membantu pemadaman sekaligus mencegah meluasnya kebakaran.

Ribuan personel tersebut bergerak bersama Kementerian Kehutanan (Kemenhut), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Polri, pemerintah daerah, pemadam kebakaran, BPBD, Manggala Agni, serta unsur terkait lainnya.

Baca Juga :
BMKG: Karhutla di Kalbar Masih Tinggi dalam Sepekan ke Depan
Seskab Teddy: 5 Pesawat OMC TNI AU Diterbangkan ke Kalimantan untuk Tangani Karhutla

Kabidpenum Pusat Penerangan (Puspen) TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi mengatakan prajurit TNI telah diterjunkan ke sejumlah daerah terdampak dengan membawa dukungan personel dan sarana pemadaman.

”Penanganan karhutla dilaksanakan oleh satuan TNI di sejumlah wilayah yang terdampak, bersinergi dengan pemerintah daerah, Polri, pemadam kebakaran, BPBD, Manggala Agni, instansi terkait lainnya, serta masyarakat,” kata Agung, Jumat, 21 Agustus 2026.

Menurut Agung, tugas prajurit tidak hanya berfokus pada pemadaman api. Mereka juga melakukan patroli, pemantauan kondisi wilayah, pencegahan hingga penanganan dampak yang ditimbulkan karhutla.

Mabes TNI juga meminta seluruh satuan meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran di wilayah masing-masing.

”Kesiapsiagaan dilakukan melalui penyiapan personel dan materiil, pemantauan wilayah, patroli serta koordinasi dengan unsur terkait,” kata dia.

Agung memastikan kekuatan TNI siap digerakkan secara cepat apabila kondisi di lapangan membutuhkan tambahan personel maupun peralatan.

”Kesiapsiagaan personel dan materiil terus dipelihara agar dapat digerakkan secara cepat sesuai perkembangan situasi di lapangan, sekaligus memastikan kondisi wilayah tetap aman dan kondusif,” ucap Agung.

Sebelumnya diberitakan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan menjadi perhatian serius pemerintah. TNI Angkatan Udara (AU) memperkuat operasi penanganan dengan mengirim tiga pesawat Casa NC-212 dari Malang, Jawa Timur, ke Kalimantan.

Ketiga pesawat tersebut diberangkatkan dari Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, pada Jumat siang, 21 Agustus 2026. Pesawat dikerahkan untuk mendukung Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau), Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana mengatakan, pengerahan tiga pesawat tersebut merupakan bagian dari dukungan TNI AU dalam memperkuat penanganan karhutla.

”Pesawat tersebut terbang dari Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jumat siang, 21, Agustus 2026, menuju Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur untuk memperkuat dukungan penanganan karhutla di wilayah tersebut,” kata dia.

Baca Juga :
Legislator DPR Sentil BNPB soal Karhutla Kalimantan: Sudah Tahu Mau Musim Kemarau, Antisipasinya Apa?
1.487 Hotspot Kepung Kalimantan, TNI AU Kirim 3 Pesawat Casa untuk Modifikasi Cuaca
Udara Tak Sehat Imbas Karhutla, DPR Dorong Sekolah di Kalimantan Diliburkan Sementara

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dituduh Marah-marah oleh Ruben Onsu, Sarwendah: Yang Terjadi Adalah...
• 11 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Sudin LH Jakpus rayakan HUT RI dengan lomba tradisional dan esports
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
FEB UIN Jakarta Bidik Akreditasi AACSB, Targetkan Standar Global 2029-2030
• 9 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kronologi Ruben Onsu Jadi Tersangka Penipuan dan Penggelapan, dari Iming-iming Investasi hingga Dilaporkan Sejak 2025
• 9 jam lalugrid.id
thumb
Koster tinjau dampak gempa NTT wujud persaudaraan Bali Nusra
• 20 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.