Pemerintah Siagakan 12.880 Personel dan Sumur Bor Tangani Karhutla di Kalimantan

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Pemerintah terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan.

Upaya dilakukan melalui penguatan operasi terpadu, terutama di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Berdasarkan keterangan tertulis Kementerian Kehutanan, Jumat (21/8), operasi pengendalian karhutla melibatkan berbagai unsur pemerintah dan masyarakat.

BACA JUGA:Balik Menghijau, IHSG Ditutup Menguat ke Level 6.525 Jelang Akhir Pekan

Di antaranya Kementerian Kehutanan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BMKG, pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, pelaku usaha, relawan, serta masyarakat.

"Operasi terpadu pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor, dengan penanganan yang disesuaikan berdasarkan perkembangan kondisi di lapangan," tulis Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Kehutanan, Ristianto Pribadi, Jumat (21/8).

Data operasi menunjukkan sedikitnya 12.880 personel gabungan dikerahkan di tiga provinsi prioritas. 

Sebanyak 1.410 personel bertugas di Kalimantan Barat, 10.700 personel di Kalimantan Tengah, dan 770 personel di Kalimantan Selatan.

BACA JUGA:Atasi Fluktuasi Harga Emas, Pegadaian Hadirkan Solusi Cicil Tabungan Emas

Para petugas melakukan pemantauan titik panas (hotspot) dan laporan masyarakat, patroli terpadu, pemeriksaan lapangan, hingga pemadaman darat. Upaya juga mencakup pembasahan dan pendinginan area, penyekatan lokasi terbakar, serta penjagaan di wilayah rawan untuk mencegah api kembali muncul.

Koordinasi antarpihak dilakukan melalui posko terpadu. Posko tersebut menjadi pusat untuk menentukan lokasi yang perlu mendapat penanganan prioritas sekaligus mengarahkan personel dan peralatan berdasarkan perkembangan situasi di lapangan.

Penanganan juga didukung berbagai sarana operasional, mulai dari kendaraan, pompa dan pompa jinjing, selang pemadaman, flexible tank, alat komunikasi, serta alat pelindung diri.

Dukungan udara meliputi helikopter patroli, pesawat patroli fixed wing, dan helikopter water bombing.

BACA JUGA:Peringati HUT ke-81 RI, Pertagas Gelar Upacara Serentak di Enam Area Operasi

Selain memperkuat personel, pemerintah juga meningkatkan kemampuan satuan tugas di lapangan dengan menambah sarana dan prasarana pemadaman. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pembangunan dan pengaktifan sumur bor di sejumlah wilayah prioritas.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Foto: Pemprov DKI Targetkan 10 Ribu Bus Listrik Beroperasi pada 2030
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
KPK Sita Uang Ratusan Juta dalam OTT Rektor Unsoed, Diduga Terkait Penerimaan Mahasiswa Baru
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
DBS Foundation Perkuat Ekonomi Sirkular, Dorong Limbah Jadi Produk Bernilai
• 22 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Aliyah Mustika Ilham Pimpin ASITA Sulsel 2026–2031, Siapkan Enam Program Strategis Dorong Pariwisata
• 8 jam laluharianfajar
thumb
IHDC Lanjutkan Seri Diskusi Publik "Ideologi Kesehatan Indonesia"
• 11 jam lalumediaapakabar.com
Berhasil disimpan.