JAKARTA - Eks Direktur Penyidikan (Dirdik) Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Jasman Panjaitan, dihadirkan sebagai saksi dalam sidang praperadilan jilid II eks Jampidsus Febrie Adriansyah pada Jumat (21/8/2026). Dalam persidangan, Jasman mengaku mengenal Febrie dan menilai mantan Jampidsus itu sebagai sosok yang jujur.
"Pemohon ini staf saya dahulu sebagai Kasubdit Tindak Pidana Korupsi. Saya mengenal Pemohon ini cukup dalam sepanjang yang saya tahu, dia ini orang yang jujur dan terutama manut sama pimpinan," ujar Jasman di persidangan, Jumat (21/8/2026).
Menurutnya, Febrie Adriansyah merupakan sosok yang jujur dan patuh terhadap pimpinan. Ia mengenal Febrie cukup dekat karena pernah menjadi atasannya saat Febrie masih bertugas sebagai Kepala Subdirektorat Tindak Pidana Korupsi. Ia bekerja bersama Febrie selama hampir tiga tahun hingga akhirnya berpindah tugas menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat.
Jasman kemudian kembali ke Kejaksaan Agung dan menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas), Sekretaris Jaksa Agung Muda Pengawasan (Sesjamwas), hingga Pelaksana Tugas (Plt) Jamwas selama sekitar 2,5 tahun. Ia kemudian pensiun pada 2016 dan mengajar tindak pidana korupsi bagi calon jaksa di Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan.
Dalam persidangan, Jasman menjelaskan mekanisme penanganan perkara tindak pidana korupsi di Kejaksaan berdasarkan pengalamannya ketika menjabat sebagai Direktur Penyidikan. Laporan tindak pidana dibuat oleh Kepala Subdirektorat dan kemudian dikonsultasikan kepada Direktur Penyidikan hingga akhirnya Direktur Penyidikan menetapkan jadwal ekspose untuk membahas dugaan tindak pidana yang akan disidik.
Dia menerangkan, ekspose merupakan bagian dari mekanisme penanganan perkara, yang mana dalam kondisi tertentu ekspose dapat dilanjutkan di hadapan Jaksa Agung Muda hingga Jaksa Agung. Apabila perkara diputuskan untuk ditindaklanjuti, Kepala Subdirektorat kemudian menyusun tim jaksa yang akan melakukan penyidikan.
"Selama saya di Direktur Penyidikan, harus ada ekspose," terangnya.




