Terang AI: AI Indonesia Punya Ruang Besar Tumbuh, Terutama di Pendidikan dan SDM

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA- — Perkembangan kecerdasan buatan (AI) di Indonesia dinilai masih memiliki ruang yang sangat besar untuk terus berkembang, khususnya dalam sektor pendidikan dan sumber daya manusia (SDM).

Karena itu, pemanfaatan AI ke depan tidak cukup hanya berorientasi pada teknologi, tetapi juga harus mampu menghadirkan solusi yang aplikatif dan mudah diadopsi oleh perusahaan maupun institusi.

Baca Juga
  • Laporan: Saudi Hapus Frasa 'Umat Islam tak akan Pernah Serahkan Yerusalem' dari Kurikulum
  • Kisah Anak Kecil, Penyihir, dan Rahib Sekaligus 30 Hikmah Penting yang Patut Direnungkan
  • Ayat Kursi Jika Dibedah Ternyata Terdiri dari 10 Kalimat Penuh Makna, Berikut Penjelasannya

Pandangan tersebut disampaikan Chief Product Officer (CPO) Terang AI, Alfian Firmansyah, saat perusahaan tersebut berpartisipasi dalam Indonesia Technology & Innovation (INTI) ASIA 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, 11–13 Agustus 2026.

Menurut Alfian, Indonesia memiliki peluang besar untuk memanfaatkan AI sebagai teknologi yang mampu meningkatkan efektivitas proses belajar sekaligus mendukung kebutuhan dunia kerja.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

“Kami melihat AI di Indonesia masih punya ruang besar untuk tumbuh, terutama di sektor pendidikan dan sumber daya manusia,” ujar Alfian, kepada media di Jakarta, Jumat (21/8/2026).

Dia mengatakan, tantangan berikutnya adalah memastikan teknologi AI tidak berhenti sebagai inovasi, tetapi benar-benar dapat digunakan untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat, institusi pendidikan, maupun dunia usaha.

“Harapan kami, setelah mengikuti acara ini, Terang AI bisa terus menjadi jembatan yang menghadirkan teknologi AI yang aplikatif guna meningkatkan efektivitas belajar, selain itu juga bisa dengan mudah diadopsi oleh perusahaan maupun institusi di Indonesia,” katanya.

Pandangan tersebut sejalan dengan langkah Terang AI yang menampilkan sejumlah solusi berbasis AI dalam ajang AI Xperience ID Summit 2026, salah satu bagian dari INTI ASIA 2026.

Dalam pameran tersebut, Terang AI memperkenalkan sejumlah produk business-to-business (B2B) yang mengintegrasikan AI, di antaranya AI Learning Management System (LMS), AI Candidate Interview, dan AI Event Management.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Apresiasi Pameran Foto 'Prahara Pulau Emas', Wali Kota Medan: Foto Jurnalistik Menggugah Empati dan Menciptakan Harapan
• 18 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Pemulihan Listrik Pascagempa di NTT Dinilai Cepat Ditangani
• 22 jam lalujpnn.com
thumb
Update Gempa NTT: Korban Meninggal Dunia Capai 83 Jiwa, 986 Orang Luka-luka
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Bea Cukai Banten Pakai Metode Co-Processing Musnahkan BKC Ilegal Senilai Rp62 Miliar
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Anggota TNI AL Dikeroyok di Matraman, Dipicu Senggolan Motor
• 14 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.