Pertamina Terus Dorong Ekspansi Panas Bumi Nasional di IIGCE 2026

tvonenews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - PT Pertamina (Persero) semakin mempertegas komitmennya dalam menyukseskan transisi energi nasional dengan memprioritaskan pengembangan energi bersih, khususnya panas bumi. 

Melalui Pertamina Group, perusahaan menjalankan berbagai langkah strategis yang mencakup pembangunan proyek baru, perluasan wilayah eksplorasi, hingga optimalisasi operasional pada aset panas bumi yang telah ada. 

Upaya ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang menetapkan panas bumi sebagai sumber energi strategis demi memperkokoh kedaulatan energi nasional.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam sambutan gelaran The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 mengatakan, Presiden Prabowo Subianto telah meminta pemerintah mencari berbagai terobosan energi alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi impor, terutama di tengah ketidakpastian geopolitik dan dinamika harga energi global.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri dan jajaran turut hadir pada kegiatan IIGCE 2026 sebagai dukungan Pertamina dalam pengembangan panas bumi yang menjadi bagian dari strategi Pertamina dalam menjalankan bisnis energi berkelanjutan dengan tetap menjaga keseimbangan antara ketahanan energi, keterjangkauan energi, dan keberlanjutan lingkungan.

“Pertamina terus mempercepat transformasi menuju bisnis energi rendah karbon dan berkomitmen memperluas pengembangan panas bumi geothermal untuk mendukung ketahanan energi nasional,” jelas Simon dalam keterangan tertulis pada 20 Agustus 2026.

Diketahui dalam ajang IIGCE 2026, Pertamina melalui  PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menandatangani sejumlah kesepakatan strategis serta menerima penugasan eksplorasi panas bumi baru dari pemerintah. 

Di antaranya penandatanganan dua Letter of Intent (LoI) antara PT PLN (Persero) dengan konsorsium PGE dan PT PLN Indonesia Power (PLN IP) untuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulubelu Bottoming Unit dan PLTP Lahendong Bottoming Unit.

Direktur Utama PGE Ahmad Yani mengatakan, langkah ini bagian dari upaya mengoptimalkan potensi pembangkit panas bumi yang telah beroperasi. 

“Kami menyambut penandatanganan  LOI ini dengan penuh optimisme. PLTP Ulubelu dan Lahendong selama ini telah berperan penting dalam penyediaan listrik di Lampung dan Sulawesi Utara. PGE yakin bahwa tambahan unit yang kami kembangkan bersama PLN IP ini akan menyediakan suplai listrik yang bersih dan andal untuk semakin banyak rumah tangga yang akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menyediakan energi yang memberdayakan masyarakat,” jelas Ahmad Yani. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ketua dan Sekretaris KONI Gorontalo Ditahan terkait Korupsi Dana Hibah Rp2,3 Miliar
• 11 jam lalurctiplus.com
thumb
Dave Bautista Resmi Jadi Kratos Gantikan Ryan Hurst di Serial God of War Live Action
• 12 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
KPK Panggil Sekda Pemalang Jadi Saksi Kasus Pemerasan Bupati Anom
• 11 jam laludetik.com
thumb
Kronologi Relawan Gempa NTT Ahmad Zaki Ali Meninggal Dunia
• 8 jam laluliputan6.com
thumb
Toyota Catat 6.175 SPK di GIIAS 2026, Kendaraan Elektrifikasi Sumbang 56 Persen
• 12 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.