Gempa Bumi Susulan di NTT Capai 5.012 Kejadian, 124 Dirasakan Masyarakat

idxchannel.com
8 jam lalu
Cover Berita

Gempa bumi susulan pascagempa utama berkekuatan magnitudo (M) 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih terus terjadi.

Gempa Bumi Susulan di NTT Capai 5.012 Kejadian, 124 Dirasakan Masyarakat. (Dok. BMKG)

IDXChannel - Gempa bumi susulan pascagempa utama berkekuatan magnitudo (M) 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih terus terjadi. Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hingga Sabtu (22/8/2026) pukul 05.00 WIB, tercatat sebanyak 5.012 gempa bumi susulan.

Dari ribuan gempa susulan tersebut, magnitudo terbesar mencapai M6,2, sedangkan yang terkecil M1,1. Sebanyak 31 gempa susulan tercatat memiliki magnitudo di atas M5 dan 124 gempa susulan dirasakan oleh masyarakat.

Baca Juga:
Update Gempa NTT: Korban Meninggal Dunia Capai 83 Jiwa, 986 Orang Luka-luka

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto memastikan gempa susulan yang terjadi saat ini memiliki magnitudo lebih kecil dibandingkan gempa utama M7,7. “Bisa kita pastikan untuk gempa susulan itu kan lebih kecil ya sekarang. Tidak ada gempa susulan yang lebih besar dari gempa utamanya,” ujarnya.

Menurut Wijayanto, gempa utama M7,7 sudah mendekati magnitudo maksimum yang dapat terjadi pada kerak dangkal di wilayah tersebut. Potensi maksimum magnitudo pada kerak dangkal di kawasan itu diperkirakan sekitar M7,8.

Baca Juga:
Pemulihan Jaringan Kelistrikan di NTT Tergolong Cepat Pasca Diguncang Gempa M 7,7

“Jadi seterusnya adalah gempa susulan yang akan menuju ke kestabilan lempeng itu sendiri,” katanya.

Dia menjelaskan, gempa bumi pertama kali terjadi di wilayah Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 04.58 WIB dengan parameter pemutakhiran M7,7. Gempa dangkal tersebut berdampak pada munculnya tsunami di wilayah sekitar. Gempa tersebut terjadi akibat aktivitas tektonik di Flores Back-Arc dengan mekanisme pergerakan naik atau thrust fault.

Baca Juga:
4.258 Gempa Susulan Guncang NTT, Berpotensi Terus Terjadi hingga 4 Minggu Lagi

Wijayanto mengatakan, berdasarkan data sementara, aktivitas gempa susulan diperkirakan masih berlangsung hingga tiga sampai empat minggu ke depan.

“Berdasarakan data sementara gempa susulan ini akan berakhir 3–4 minggu ke depan. Masyarakat diimbau tetap tenang dan waspada gempa bumi susulan yang masih terjadi,” kata Wijayanto dalam keterangan tertulisnya.

Sementara itu, BMKG terus memantau potensi tsunami yang dapat terjadi akibat aktivitas gempa di wilayah Flores dan sekitarnya. Sistem peringatan dini tsunami Indonesia mampu memberikan peringatan dalam waktu kurang dari tiga menit setelah gempa terdeteksi dan memenuhi parameter yang berpotensi menimbulkan tsunami.

“BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang, namun tetap waspada terhadap gempa susulan yang masih terjadi di wilayah Flores dan sekitarnya,” imbaunya. (Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 23 Agustus 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Presiden Prabowo Terbang ke Kalimantan, Pimpin Langsung Penanganan Karhutla
• 5 jam lalukompas.id
thumb
KPK: Kursi Mahasiswa Baru Unsoed Dijual Rp50-500 Juta, Guru Jadi Pengepul
• 5 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pemerintah Perkuat Pemulihan Penyintas Terorisme hingga Korban Masa Lalu
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
UMY Buka Lowongan Calon Dosen Tetap 2026, Cek Formasi dan Syarat Lengkapnya!
• 8 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.