Jakarta, tvOnenews.com- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) membagikan momen dirinya perjalanan ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk membawa dana bantuan sebesar Rp4 miliar.
- bmkg.go.id
Momen tersebut dibagikan KDM lewat video yang diunggahnya di media sosial pribadinya. Dedi Mulyadi dengan seperti biasa mengenakan busana putih-putih, yang jadi ciri khasnya.
Dia menuruni tangga dan naik untuk masuk Pesawat menuju NTT. KDM yang ditemani Wali Kota Depok, Supian Suri mengatakan mereka akan menuju NTT untuk bertemu warga terdampak dan memberikan dana bantuan.
"Duhai NTT, kami datang," tulis keterangan video dalam akun @dedimulyadi71, Sabtu (22/8).
"bapak wali juga membawa bantuan untuk warga NTT, terima kasih ya warga depok untuk bantuannya," ucap Gubernur Dedi Mulyadi dalam videonya.
- dok.kolase tvOnenews.com/ Instagram @dedimulyadi71
Sehubungan dengan dana bantuan untuk warga NTT dari Dedi Mulyadi dan Wali Kota Depok. Berikut rinciannya sumber dana bantuan sebesar Rp4 miliar tersebut:
• ASN Pemprov Jawa Barat: Rp400 juta
• Kwarda Gerakan Pramuka Jabar: Rp100 juta
• Gubernur Jawa Barat (Pribadi): Rp600 juta
• Baznas Jawa Barat: Rp1 miliar (sumber zakat ASN dan BUMD Jabar)
• Bank BJB (BJB Peduli): Rp1 miliar
• Kadin Jawa Barat: Rp200 juta
• Apindo Jawa Barat: Rp500 juta
• PT Buana Kasiti: Rp100 juta
• Sumbangan Perorangan/Tambahan Rapat: Rp100 juta
Dalam keterangannya, Dedi Mulyadi menegaskan pentingnya sikap saling membantu antardaerah tanpa memandang batas administratif.
Menurutnya, kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah merupakan kewajiban moral seluruh elemen masyarakat.
Dia secara pribadi juga menyalurkan bantuan dana sebesar Rp600 juta untuk warga NTT yang terdampak gempa bumi.
“Meskipun lokasi bencana berada di luar Provinsi Jawa Barat, kita hidup harus saling membantu. Prinsip orang yang sedang kesusahan, ditengok saja sudah menjadi kebahagiaan, apalagi jika dibawakan bantuan,” ujar Kang Dedi Mulyadi dalam laman Bapendajabar.
Lebih lanjut dikatakan KDM, pihaknya tidak hanya memberikan dana bantuan. Namun Pemprov Jabar menerjunkan tim relawan gabungan dari BPBD Provinsi Jawa Barat dan Kwarda Pramuka Jabar.
Disampaikan sebanyak 20 personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), yang diberangkatkan ke lokasi bencana untuk mendukung operasi pertolongan dan penyaluran bantuan di lapangan.




