CELEBESMEDIA.ID, Makassar — Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Barat, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) III Makassar, serta Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Sulawesi Selatan menggelar Sultan QRIS Run 2026.
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penutupan Pekan Olahraga dan Seni Perbankan (Porsebank) Sulawesi Selatan 2026. Selain mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat, kegiatan ini menjadi bagian dari perayaan tujuh tahun implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Mengusung tema “Seven Colors, Seven Journey, One QRIS”, Sultan QRIS Run 2026 menghadirkan lari 10 kilometer dengan konsep edukatif.
Peserta melewati tujuh QRIS Station yang memperkenalkan perkembangan QRIS, mulai dari QRIS Merchant Presented Mode (MPM) Statis, MPM Dinamis, Customer Presented Mode (CPM), Tanpa Tatap Muka (TTM), Transfer-Tarik Tunai-Setor Tunai (Tuntas), QRIS Antarnegara atau cross-border, hingga QRIS Tanpa Pindai (TAP).
Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulawesi Selatan, Rizki Ernadi Wimanda, mengatakan tujuh tahun perjalanan QRIS bukan sekadar cerita tentang perkembangan sistem pembayaran.
“Ketika kita berbicara mengenai tujuh tahun QRIS, yang kita rayakan bukan hanya perjalanan sebuah sistem pembayaran. Yang kita rayakan adalah perjalanan jutaan masyarakat dan pelaku usaha Indonesia dalam beradaptasi, bertumbuh, dan mengambil bagian dalam transformasi digital,” ujar Rizki.
Menurut Rizki, konsep Seven Colors, Seven Journey, One QRIS menggambarkan perkembangan fitur QRIS selama tujuh tahun. Beragam inovasi tersebut tetap bermuara pada satu standar pembayaran Indonesia yang inklusif dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.
“Setiap kilometer yang kita tempuh bukan hanya membawa kita semakin dekat dengan garis finish, tetapi juga mengajak kita melihat bagaimana QRIS terus berkembang dari waktu ke waktu,” katanya.
Rizki menegaskan, keberhasilan QRIS tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi. Manfaat yang dirasakan masyarakat menjadi indikator penting dalam perjalanan transformasi sistem pembayaran digital.
“Keberhasilan QRIS bukan semata-mata mengenai teknologi. Keberhasilan QRIS terjadi karena teknologi tersebut dapat digunakan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ucapnya.
Secara nasional, penggunaan QRIS terus berkembang dan menjangkau masyarakat serta pelaku usaha di berbagai sektor. QRIS kini digunakan mulai dari pedagang pasar, warung kopi, UMKM, pusat perbelanjaan, transportasi, destinasi wisata hingga beragam layanan lainnya.
Perkembangan serupa terlihat di Sulawesi Selatan. Hingga 30 Juni 2026, jumlah pengguna QRIS di wilayah tersebut telah mencapai sekitar 1,48 juta pengguna, dengan sekitar 1,46 juta merchant. Digitalisasi pembayaran juga semakin berkembang seiring meluasnya penggunaan QRIS oleh pelaku usaha.
Bagi merchant, QRIS memberikan kemudahan karena pelaku usaha tidak perlu menyediakan banyak kode pembayaran dari berbagai penyedia. Sementara bagi masyarakat, satu standar pembayaran tersebut menawarkan pilihan transaksi yang lebih praktis.
Memasuki tahun kedelapan implementasi QRIS, BI terus mendorong perluasan penggunaan dan penerimaan QRIS dengan menghadirkan fitur yang semakin beragam serta memperkuat aspek keamanan transaksi.
Perluasan ekosistem digital tersebut juga diiringi dengan peningkatan literasi masyarakat. BI mengingatkan pengguna untuk menjaga data pribadi, PIN, kode OTP, serta informasi penting lainnya agar tidak disalahgunakan.
lSultan QRIS Run 2026 sekaligus memperkuat sinergi antara BI dan industri jasa keuangan di Sulawesi Selatan. Penyelenggaraan kegiatan yang beriringan dengan penutupan Porsebank Sulawesi Selatan 2026 menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarlembaga dan pelaku industri.
Porsebank Sulawesi Selatan 2026 telah berlangsung sejak 2 Agustus 2026. Rangkaian kegiatan tersebut mempertemukan BI, OJK, LPS, industri perbankan, penyedia jasa pembayaran, komunitas, serta berbagai mitra strategis.
Melalui Sultan QRIS Run 2026, olahraga dan edukasi digital dipadukan dalam satu kegiatan. Semangat sportivitas, gaya hidup sehat, kebersamaan, serta transformasi ekonomi dan keuangan digital menjadi pesan utama yang dibawa dalam perayaan tujuh tahun QRIS.
“Tujuh tahun perjalanan QRIS pada hakikatnya adalah perjalanan masyarakat Indonesia menuju ekonomi dan keuangan digital yang semakin inklusif,” kata Rizki.



