6 Ruko di Bekasi Ambruk Beruntun, Warga Sebut Bangunannya Sudah Puluhan Tahun

kompas.com
11 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, KOMPAS.com - Enam rumah toko (ruko) di Jalan Mutiara Gading Timur, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, ambruk beruntun pada Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Deretan ruko tersebut diduga merupakan bangunan lama yang telah berdiri selama puluhan tahun. Warga menyebut bangunan yang berdempetan itu telah berdiri sekitar 20 hingga 24 tahun.

Salah satu pemilik ruko yang terdampak, Elpendi (58), mengatakan dirinya telah menempati sekaligus menjalankan usaha di ruko tersebut selama sekitar 20 tahun.

Baca juga: 6 Ruko Ambruk di Bekasi, Pedagang Cerita Detik-detik Selamatkan Diri

"Iya sejak awal dibangun ruko ini," kata Elpendi saat ditemui Kompas.com di lokasi, Sabtu (22/8/2026).

Ruko milik Elpendi ikut terdampak setelah bagian bangunan di sebelahnya ambruk.

Meski tidak seluruh bangunan runtuh, bagian atap dan plafon di bagian depan ruko mengalami kerusakan. Puing-puing material bangunan juga jatuh dan memenuhi bagian depan tempat usaha Elpendi.

Sementara itu, istri Elpendi, Rospita (60), mengatakan deretan ruko tersebut merupakan bangunan lama yang telah berdiri sekitar 24 tahun.

Menurut Rospita, kondisi ruko yang berdempetan perlu menjadi perhatian karena bangunan-bangunan tersebut berada dalam satu kesatuan struktur.

Baca juga: 6 Ruko di Bekasi Ambruk Mendadak, Pedagang: Tiba-tiba Barengan Jatuh

"Ada, tapi aciannya enggak ada, bata-bata kosong," kata Rospita saat ditemui Kompas.com di lokasi.

Rospita juga menyebut deretan ruko tersebut berada dalam satu fondasi dan satu kesatuan bangunan.

"Yang kena ini satu fondasi, satu bangunan. Roboh satu, ya roboh semua," ujar dia.

Kondisi tersebut terlihat dari deretan ruko di lokasi yang saling berdempetan. Kerusakan tidak hanya terjadi pada bangunan yang pertama kali ambruk, tetapi juga merembet ke bagian depan dan atap ruko di sebelahnya.

Penyebab Belum Diketahui

Kepala Seksi Pengendalian Operasi (Kasi Dalops) Rescue Damkar Kota Bekasi, Heri Kurnianto, mengatakan pihaknya belum dapat memastikan penyebab ambruknya deretan ruko tersebut.

"Belum ada untuk penyebab ambruknya," kata Heri saat dihubungi, Sabtu.

Menurut Heri, petugas Damkar belum sempat tiba di lokasi saat kejadian.

Baca juga: 700 Hektare Sawah di Bekasi Tak Bisa Ditanami, Petani: Enggak Ada Air

Sementara itu, dua korban dalam peristiwa tersebut telah mendapatkan penanganan dari Puskesmas Mutiara Gading.

"Dua korban sudah tertangani oleh Puskesmas Mutiara Gading," ujar dia.

Hingga berita ini ditayangkan, garis polisi masih terpasang di depan deretan ruko. Puing-puing material bangunan juga masih terlihat di sejumlah bagian lokasi.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Aksi Warga Pati 27 Agustus, Pramono Minta Aparat Kedepankan Pendekatan Humanis
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Aktivitas Harian yang Jadi Sulit Dilakukan karena Rutinitas Kerja Full Time
• 13 jam lalubeautynesia.id
thumb
Kapolri Soal Investigasi Kebakaran Hutan Kalimantan: Beberapa Nama Sudah Diamankan!
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Kemenhut Ungkap Pembalakan Liar di Suaka Margasatwa Kerumutan Riau
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Insiden Tendangan Kungfu Warnai Piala Soeratin U-13 DIY, Pemain Dirawat di RS
• 11 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.