MUI Dorong Musda IX Sulsel Jadi Momentum Perkuat Ukhuwah Umat

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR—Musyawarah Daerah (Musda) IX MUI Sulawesi Selatan didorong menjadi momentum memperkuat persatuan dan ukhuwah, di tengah keberagaman organisasi Islam.

Musda IX MUI Sulsel diharapkan menjadi forum evaluasi sekaligus penyusunan arah program MUI Sulsel ke depan. Digelar di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, berlangsung 22-23 Agustus 2026.

Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Majelis Ulama Indonesia (DPP MUI), Dr KH Amirsyah, menyampaikan musyawarah daerah merupakan mekanisme tertinggi di tingkat provinsi untuk mengevaluasi program yang telah berjalan sekaligus merumuskan program strategis.

Ia berharap hasil Musda nantinya mampu memperkuat sinergi antara MUI provinsi, MUI kabupaten/kota, serta berbagai organisasi kemasyarakatan Islam dalam menjawab persoalan umat dan bangsa.

“Musyawarah daerah ini merupakan mekanisme tertinggi di tingkat provinsi untuk mengevaluasi program yang sudah berjalan dan kemudian merumuskan program-program strategis,” kata Amirsyah.

Ia menegaskan, MUI memiliki posisi sebagai rumah besar umat Islam. Karena itu, keberadaan MUI diharapkan mampu mendorong terwujudnya masyarakat berkualitas atau khairu ummah, sekaligus kehidupan berbangsa dan bernegara yang baik.

Amirsyah kemudian mengingatkan tiga misi penting MUI, salah satunya menjalankan dakwah amar ma’ruf nahi munkar. Menurutnya, tugas tersebut menjadi bagian dari jati diri dan napas perjuangan para ulama.

“Mengajak masyarakat kepada kebaikan merupakan langkah penting untuk membangun kehidupan umat. Ketika semangat amar ma’ruf semakin kuat, upaya mencegah kemungkaran juga akan lebih mudah dilakukan,” tuturnya.

Selain dakwah, Amirsyah menekankan pentingnya peran ulama dalam menjaga persatuan umat dan bangsa.

Menurut dia, keberagaman organisasi dan kelompok Islam harus menjadi kekuatan untuk membangun persatuan, bukan menjadi sumber perpecahan.

Ia menyebut tiga bentuk ukhuwah yang perlu terus dirawat, yakni ukhuwah Islamiyah atau persaudaraan sesama umat Islam, ukhuwah wathaniyah atau persaudaraan kebangsaan, serta ukhuwah insaniyah atau persaudaraan kemanusiaan.

Amirsyah juga mengingatkan agar MUI tidak dipersepsikan sebagai milik satu organisasi tertentu. Menurutnya, MUI bukan hanya milik Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, maupun organisasi Islam lainnya, melainkan wadah bersama yang menghimpun berbagai kekuatan umat.

“Artinya, MUI itu rumah besar umat yang harus mampu mempersatukan semua organisasi yang memiliki visi-misi yang sama dengan Majelis Ulama Indonesia,” ujarnya.

Ia mencontohkan kepemimpinan MUI di tingkat nasional yang menurutnya mencerminkan semangat persatuan lintas organisasi. Ia menyebut Ketua Umum MUI berasal dari Nahdlatul Ulama, sementara dirinya dipercaya menjadi Sekretaris Jenderal dengan latar penugasan dari Muhammadiyah.

Menurut Amirsyah, kondisi tersebut menunjukkan bahwa ukhuwah tidak cukup hanya menjadi slogan. Persatuan harus dibuktikan melalui kerja kelembagaan dan kesediaan untuk berbagi peran demi kepentingan umat yang lebih luas.

“Ukhuwah itu bukan sekadar simbolik, tetapi secara kelembagaan dan empirik kita buktikan bahwa kita bisa bertemu,” katanya.

Ketua Umum MUI Sulsel, Prof KH Najamuddin Abd Safa, juga menekankan pentingnya kekompakan dalam menjalankan organisasi. Ia berharap kepemimpinan MUI ke depan mampu menjaga kebersamaan serta memperkuat ukhuwah lintas organisasi.

Seperti kata dia, simbol perahu yang menjadi bagian dari identitas Musda IX MUI Sulsel sebagai gambaran perjalanan organisasi.

“Sebuah perahu yang berlayar menghadapi ombak membutuhkan kekompakan antara nakhoda dan seluruh penumpang agar dapat mencapai tujuan,” ucapnya.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman berharap siapa pun yang nantinya memimpin MUI Sulsel dapat melanjutkan kolaborasi yang selama ini terbangun dengan pemerintah daerah.

Ia menyebut kepemimpinan Prof KH Najamuddin Abd Safa selama ini telah menunjukkan kolaborasi yang baik dengan pemerintah provinsi. Karena itu, ia berharap MUI tetap menjadi rumah bersama sekaligus mitra pemerintah dalam menjalankan berbagai program untuk masyarakat.

“Harapan kita nantinya siapa pun yang memimpin MUI Sulawesi Selatan, organisasinya tetap bisa berkolaborasi dengan pemerintah dan menjadi rumah bersama,” kata Andi Sudirman.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman juga turut hadir. Ia menyampaikan sejumlah capaian pemerintah di bidang pertanian, khususnya terkait ketahanan pangan dan upaya mencapai swasembada beras.

Amran mengisahkan bagaimana dirinya mendapat tugas dari Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat pencapaian swasembada pangan.

“Target yang awalnya diproyeksikan beberapa tahun kemudian dipercepat menjadi satu tahun,” tuturnya.

Menurut Amran, kerja keras pemerintah bersama berbagai pihak akhirnya membuahkan capaian swasembada beras serta peningkatan stok pangan nasional. Ia juga menekankan pentingnya keberanian mengambil keputusan dalam kondisi darurat, terutama ketika masyarakat terdampak bencana.

Ia mencontohkan penyaluran bantuan beras bagi masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur. Menurutnya, dalam situasi kemanusiaan, birokrasi tidak boleh menjadi penghambat bantuan kepada masyarakat.

“Lebih baik aku dihukum di dunia daripada di akhirat nanti dihukum. Bagi beras, 6.000 ton, bagi! Keluarkan!” ujar Amran mengisahkan keputusan penyaluran bantuan tersebut.

Ia juga berpesan jika Musda IX MUI Sulsel diharapkan tidak hanya menghasilkan struktur kepengurusan baru, tetapi juga melahirkan agenda strategis yang mampu menjawab tantangan umat.

“Semangat kebersamaan dan ukhuwah menjadi salah satu pesan utama yang mengemuka dalam forum tersebut,” ungkapnya.(wis)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mantan PM Naftali Bennett Sebut Israel Telah Kehilangan AS dan Dunia
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Layanan Ambulans Udara dan Dokter Terbang Perlu Sinergi Lintas Sektor
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Anthony Susanto kandas di semifinal UTR PTT 2026 Bali
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Cara Mengenali Orang yang Mudah Dipercaya dari Kebiasaan Sehari-hari
• 4 jam lalubeautynesia.id
thumb
BNPB Meminta Masyarakat Segera Melapor jika Menemukan Titik Api Karhutla
• 6 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.