BMKG: Perkuat mitigasi seiring adanya 11.869 titik panas di Kaltim

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Balikpapan (ANTARA) - BMKG Stasiun Balikpapan mengajak semua pihak terkait memperkuat mitigasi mulai pencegahan hingga penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), seiring tingginya titik panas yang terdeteksi hingga mencapai 11.869 titik yang tersebar di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

"Terdapat 11.869 titik panas di Kaltim yang berhasil dideteksi BMKG selama 1-21 Agustus 2026. Jumlah ini tersebar di 10 kabupaten/kota," ujar Ketua Tim Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan Huda Abshor Mukhsinin, di Balikpapan, Sabtu.

Jumlah ini mengalami peningkatan ketimbang musim kemarau serupa yang terjadi pada 2015 lalu, namun fenomena El Nino musim ini lebih kering. Sedangkan di periode 1-21 Agustus 2015 lalu terdeteksi 9.793 titik panas.

Atas fenomena El Nino yang tahun ini lebih kering, maka langkah mitigasi mulai dari edukasi ke masyarakat tentang pencegahan karhutla hingga penanganan kejadian oleh pemerintah dengan melibatkan pihak terkait dan unsur masyarakat merupakan langkah penting yang harus terus dilakukan.

"Untuk edukasi dan pendekatan, hal mendesak saat ini adalah ajakan tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan baik pertanian maupun perkebunan, karena pembakaran berpotensi membakar lahan lain saat terjadi angin kencang," katanya.

Baca juga: BMKG ingatkan potensi karhutla akibat banyaknya titik panas di Kaltim

Aktivitas lain seperti membakar sampah hingga pekerjaan perkebunan atau yang sedang kerja di hutan saat merokok agar tidak membuang puntung rokok yang masih membara, karena hal ini bisa membakar daun kering dan berpotensi memicu karhutla.

"Ajakan ini harus terus menerus dilakukan hingga beberapa bulan ke depan, karena puncak El Nino lebih kering di Kaltim diperkirakan bukan bulan ini saja, tapi masa puncak panas diprakirakan terjadi pada September hingga Oktober, sehingga kemungkinan titik panas pun akan meningkat," ujarnya.

Ia menyebutkan sebanyak 11.869 titik panas selama 21 hari tersebut, jika dihitung rata-rata harian, maka setiap hari terdapat 565 titik panas tersebar di Kaltim.

Sementara data riil BMKG Stasiun Balikpapan pada Jumat, 21 Agustus 2026, mulai pukul 01.00-24.00 Wita, terdeteksi 980 titik panas di Kaltim, sebaran terbanyak berada di Kabupaten Berau yang mencapai 439 titik.

Baca juga: BMKG deteksi peningkatan titik panas di Kalimantan dan Sumatera

"Kemudian Kabupaten Kutai Timur 178 titik, Kutai Kartanegara 166 titik, Paser 113 titik, Kutai Barat 69 titik, Penajam Paser Utara dan Bontang masing-masing 6 titik, Mahakam Ulu 2, dan Balikpapan 1 titik panas," katanya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KRL Jakarta-Bogor Sempat Terganggu Imbas Tawuran, Anker Numpuk di St Cawang
• 23 jam laludetik.com
thumb
Tanpa Masker, Prabowo Hirup Kabut Asap dari Kebakaran Hutan Kalimantan
• 38 menit lalucnbcindonesia.com
thumb
Karhutla di Kalimantan Makin Parah, Puan: Harus Segera Diatasi
• 17 jam lalujpnn.com
thumb
Prabowo bertolak ke Kalimantan pimpin penanganan karhutla
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Bank Indonesia Dorong Digitalisasi Pembayaran agar UMKM Lebih Mudah Mengakses Pembiayaan
• 8 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.