Hotspot Karhutla di Kalimantan Ribuan, Pakar Kehutanan Minta Publik Tak Panik

jpnn.com
1 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - Pakar kehutanan Prof. H. Gusti Hardiansyah meminta masyarakat tidak panik menyikapi maraknya informasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.

Guru Besar Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak itu menegaskan data hotspot yang terdeteksi satelit belum otomatis menunjukkan adanya kebakaran di lapangan.

BACA JUGA: Presiden Prabowo Terbang ke Kalimantan untuk Tinjau Karhutla & Pantau Pemadamannya

"Jangan sampai menimbulkan kepanikan. Data hotspot perlu di-ground truthing," kata Gusti saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (22/8).

Menurut dia, data dari Sistem Pemantauan Kebakaran Hutan dan Lahan (SiPongi) maupun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tetap harus diverifikasi secara langsung.

BACA JUGA: Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq Beri Perintah, Uang Haram Dibelikan Tanah

Gusti mencontohkan laporan sekitar 3.400 hotspot di Kalimantan Barat beberapa waktu lalu.

Setelah BNPB bersama tim melakukan pengecekan lapangan, titik yang benar-benar menunjukkan kebakaran disebut jauh lebih sedikit.

BACA JUGA: Polda Riau Usut Karhutla di Kawasan Korporasi, Kerahkan 5 Ahli

“Pemberitaan selama seminggu ini kesannya terlalu panik,” ujarnya.

Dia juga menyoroti dampak kabut asap yang mulai dirasakan hingga wilayah Malaysia di Pulau Kalimantan. Sekitar 600 sekolah di Malaysia dilaporkan diliburkan akibat kondisi kabut asap.

Di Kalimantan Barat sendiri, kabut asap sempat mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Supadio Pontianak. Gusti menyebut sekitar 20 penerbangan mengalami penundaan.

Karena itu, dia menilai tingginya risiko karhutla, termasuk yang dipengaruhi kondisi El Nino, harus diimbangi dengan kesiapsiagaan seluruh pihak.

“Risiko karhutla tinggi, El Nino tinggi, kita lawan dengan kesiapan yang tinggi. Sehingga tidak panik,” tegasnya.

Gusti mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang turun langsung meninjau penanganan karhutla di Kalimantan Barat pada Sabtu.

Menurut dia, kesiapan juga telah dilakukan dunia usaha, termasuk melalui Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI).

Dia menambahkan, operasi modifikasi cuaca (OMC) menjadi salah satu langkah yang dapat ditempuh untuk mengatasi kondisi tersebut. BMKG, TNI, dan Polri telah menyiapkan pesawat, sementara dukungan pendanaan disebut tersedia.

Namun, pelaksanaan OMC masih terkendala kondisi awan yang terlalu tipis. Gusti meminta kondisi tersebut dijelaskan kepada masyarakat agar publik memahami bahwa upaya penanganan tetap berjalan.

“Pesawat-pesawat sudah siap, pendanaan juga sudah siap, tetapi awannya tipis sekali,” katanya.

Menurut Gusti, penanganan karhutla tidak bisa dibebankan kepada satu institusi. Pemerintah, perusahaan, masyarakat, aparat, perguruan tinggi, dan media harus bergerak bersama.

Dia juga menegaskan penegakan hukum tetap diperlukan apabila ditemukan pembakaran yang disengaja atau pelanggaran terhadap standar operasional prosedur (SOP) pencegahan karhutla.

“Kalau memang sengaja dibakar atau tidak melakukan SOP, penindakan hukum harus dilakukan,” ucapnya.

Untuk menghadapi potensi karhutla dalam beberapa pekan ke depan, Gusti mendorong pemerintah menggunakan data kejadian beberapa tahun terakhir sebagai dasar menentukan strategi penanganan.

Selain pendekatan teknologi dan kesiapsiagaan lapangan, dia mengajak masyarakat memanfaatkan kearifan lokal serta pendekatan keagamaan untuk menghadapi kekeringan dan ancaman karhutla.

“Bagi umat Islam, kita harus laksanakan salat istisqa, minta hujan,” ujar Gusti.(Kkp/JPNN)


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Kenny Kurnia Putra


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tak Sekadar Lomba 17-an, Polda Metro Jaya Hadirkan Beragam Layanan untuk Ribuan Mitra Ojol dan Komunitas Motor
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Asrul Sani, Sang Maestro yang Jadi Pilar Sastra dan Perfilman Indonesia
• 8 jam lalugrid.id
thumb
7 Tahun QRIS, BI Sulsel Tampilkan 7 Inovasi
• 7 jam lalucelebesmedia.id
thumb
LRT Cetak Rekor, Tembus 3 Juta Penumpang Sebulan
• 17 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
KPK: Kursi Mahasiswa Baru Unsoed Dijual Rp50-500 Juta, Guru Jadi Pengepul
• 8 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.