Bos Resto Korea Terduga Pelaku Pelecehan Diduga Terbang ke Korsel Melalui Bali

suarasurabaya.net
5 jam lalu
Cover Berita

SSK (64) bos restoran Korea di kawasan HR Muhammad, yang menjadi terduga pelaku pelecehan terhadap karyawam dan asisten rumah tangga (ART), diduga sudah terbang ke Korea Selatan melalui Bandara Ngurah Rai, Bali.

Menurut informasi yang diterima Vena Naftalia kuasa hukum korban, terduga pelaku terbang ke Korea Selatan pada 5 Agustus 2026.

“Padahal tanggal 29 Juli 2026 surat pencegahan ke luar negeri sudah turun dan harusnya sudah terintegrasi di dalam sistem,” katanya dalam konferensi pers, Sabtu (22/8/2026).

Sebelumnya, Vena juga mendapat informasi bahwa pada 29 Juli 2026 dini hari, terduga pelaku dilaporkan meninggalkan kediamannya.

Dengan adanya informasi ini, Vena meminta pada penyidik kepolisian untuk bisa mengambil langkah tegas untuk melakukan kerja sama dengan Duta Besar Korea Selatan juga interpol agar bisa mengamankan pelaku terlebih dahulu untuk kepentingan penyidikan.

“Kami memang tidak minta ditahan dulu. Tapi demi memudahkan penyidikan, seorang warga negara yang diduga melakukan suatu tindak pidana kejahatan, seharusnya tidak boleh meninggalkan negara ini sebelum putusannya jelas,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, MAD (28) seorang karyawan restoran Korea diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh bosnya sendiri.

MAD mengaku mengalami pelecehan seksual beberapa kali lleh bosnya dalam kurun waktu dua bulan, mulai Maret hingga April 2026.

“Dia bilang sudah mau mengakhiri hidup karena merasa tak kuat dan trauma,” tambah Vena.

Selain MAD, ada juga asisten rumah tangga (ART) berinisial SUF (24) yang turut menjadi korban. Dua orang tersebut telah melapor ke Polrestabes Surabaya.

MAD melapor dengan nomor TBL/B/VII/2026/SPKT/POLRESTABES SURABAYA/POLDA JAWA TIMUR, tertanggal 29 Juli 2026.

Sementara korban SUF, melapor dengan nomor LP/B/1613/VIII/2026/SPKT/POLRESTABES SURABAYA/POLDA JAWA TIMUR, tertanggal 6 Agustus 2026.

Sementara itu, Kompol Melatisari Kasat PPA-PPO Polrestabes Surabaya membenarkan adanya laporan dugaan kekerasan seksual dan menyebut kalau kasus itu sedang dalam proses.

“Iya, proses,” tegasnya. (kir/saf/faz)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rekomendasi Serial Adaptasi Anime di Netflix
• 7 jam lalubeautynesia.id
thumb
Bak Bantah Isu Hubungan dengan Ridwan Kamil, Aura Kasih Mulai Spill Pacar
• 8 jam lalugrid.id
thumb
Saat Rupiah Ambruk dan Inflasi Melonjak, 14 Menteri Ekonomi RI Mundur
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Polda Metro Jaya: Uang Palsu di Tangsel Berkualitas Grade A, Alat Produksi Seharga Rp1 Miliar
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Thailand Hancurkan Malaysia 5-1 dan Pastikan Tiket Final Srikandi Merdeka Cup 2026
• 15 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.