Ditanya Mengapa Tak Mundur, Presiden FIFA Malah Sindir Wartawan soal Rambut

suarasurabaya.net
2 jam lalu
Cover Berita

Gianni Infantino Presiden FIFA melontarkan komentar bernada sindiran ketika ditanya wartawan mengenai desakan agar dirinya mundur dan tudingan telah mengkhianati sepak bola.

Infantino dicegat James Matthews koresponden Sky News US di luar sebuah hotel di Republik Dominika. Matthews menanyakan alasan Infantino tetap bertahan sebagai Presiden FIFA meski mendapat tekanan dari berbagai pihak dalam sepak bola.

Pertanyaan tersebut muncul setelah tiga konfederasi sepak bola benua menuduh Infantino melakukan “penipuan” terkait upaya menghadirkan investasi swasta dalam turnamen FIFA.

UEFA juga disebut mengancam memboikot kompetisi FIFA karena kehilangan kepercayaan terhadap kepemimpinan Infantino.

Matthews kemudian bertanya kepada Infantino apakah dirinya telah mengkhianati sepak bola. Wartawan tersebut diketahui memiliki kepala botak seperti Infantino yang kini berusia 56 tahun.

Alih-alih menjawab pertanyaan tersebut, Infantino justru menanggapi dengan komentar mengenai penampilan sang wartawan.

“Potongan rambut Anda bagus. Terima kasih banyak,” ujar Infantino dilansir dari One Football.

Ketika Infantino hendak meninggalkan lokasi, Matthews kembali bertanya mengapa dirinya tidak mengundurkan diri meski mendapat tuntutan dari penggemar dan sejumlah asosiasi sepak bola.

“Mengapa Anda tidak mau mundur? Para penggemar dan asosiasi anggota FIFA ingin Anda mundur. Mengapa Anda tidak mau? Apakah Anda telah mengkhianati kepercayaan FIFA?” tanya Matthews.

Infantino kemudian masuk ke sebuah mobil hitam yang telah menunggunya. Sebelum kendaraan meninggalkan lokasi, ia kembali melontarkan sindiran kepada sang wartawan.

“Sampai jumpa di tempat potong rambut,” kata Infantino.

Komentar tersebut muncul di tengah meningkatnya tekanan terhadap Infantino. Kelompok suporter dari berbagai negara bahkan meluncurkan petisi yang meminta Presiden FIFA tersebut mengundurkan diri.

Petisi yang dimuat melalui platform Change.org itu mendapat dukungan dari kelompok suporter di enam konfederasi sepak bola FIFA.

Kelompok suporter menilai rencana menghadirkan investasi swasta dalam turnamen FIFA, termasuk isu terkait pengelolaan Piala Dunia, menjadi salah satu alasan utama mereka menuntut pergantian kepemimpinan FIFA.

Dalam pernyataannya, kelompok suporter menyebut upaya untuk menyerahkan pengelolaan Piala Dunia kepada investor swasta sebagai bentuk pengkhianatan terhadap sepak bola.

“Upaya memalukan oleh satu individu—presiden FIFA sendiri—untuk menjual Piala Dunia kepada investor swasta telah menyingkap sebuah pengkhianatan yang tidak akan pernah dilupakan oleh dunia sepak bola,” demikian pernyataan kelompok suporter tersebut.

Mereka juga menilai rencana tersebut dibahas secara tertutup dan tidak melibatkan anggota FIFA maupun masyarakat sepak bola secara transparan.

Selain isu investasi swasta, kelompok suporter juga menyoroti keterlibatan FIFA dalam pembahasan European Super League serta kebijakan harga tiket untuk Piala Dunia putra tahun ini.

Meski mendapat tekanan dari sejumlah pihak, Infantino masih memiliki dukungan di beberapa kawasan, termasuk Afrika dan Amerika Selatan. (saf/faz)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cibis Travel Fair 2026 Angkat Tren Staycation dan Wisata Dekat Jakarta
• 7 jam lalurepublika.co.id
thumb
Desainer 15 Tahun Bawa Karya ke JogFW, Ruang Debut Talenta Muda
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
KPK: Rektor Unsoed Minta Orangtua Calon Maba Fakultas Kedokteran Siapkan Rp650 Juta
• 12 jam lalurctiplus.com
thumb
Pemadaman Listrik Berskala Luas Landa Libya Timur, Penyebab Belum Diketahui
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tak Perlu Alat Rumit, Tiga Gerakan Ini Bisa Membantu Menguatkan Lutut
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.