LAMPUNG UTARA, iNews.id - Misteri hilangnya seorang pegawai koperasi keliling di Kabupaten Lampung Utara berakhir tragis. Setelah empat hari dilaporkan tidak diketahui keberadaannya, Yulian Adi Putra ditemukan tewas di area kebun singkong milik warga.
Mayat korban ditemukan di Desa Sriagung, Kecamatan Kotabumi Utara, Lampung Utara, Sabtu (22/8/2026). Lokasi penemuan berjarak kurang dari 1 kilometer dari rumah korban.
Sebelum ditemukan tewas, korban yang merupakan ayah dua anak tersebut sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.
Penemuan jasad Yulian berawal saat warga menemukan sepeda motor milik korban berada di sebuah gubuk sekitar area kebun. Temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pencarian oleh warga bersama pihak terkait.
Tidak lama berselang, warga menemukan korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa di area kebun singkong. Kondisi jasad yang sudah membusuk membuat petugas langsung mengevakuasi dan membawa korban ke RSUD HM Ryacudu Kotabumi untuk menjalani proses autopsi.
Baca Juga:Ketum Seruni Kabinet Merah Putih Selvi Gibran Buka Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026, Dorong UMKM Naik KelasOrang tua korban, Erwansyah, mengaku terkejut saat mendapat kabar anaknya ditemukan meninggal dunia. Menurutnya, Yulian sebelumnya tidak memiliki riwayat penyakit yang diketahui keluarga.
"Tidak ada riwayat penyakit anak saya. Kaget saya saat diberi tahu tetangga," ujar Erwansyah, Sabtu (22/8/2026).
Sebelum korban hilang, keluarga menyebut Yulian sempat terlihat oleh tetangga melintas di jalan desa dan diduga sedang dalam perjalanan pulang ke rumah.
Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Ivan Roland Cristofel mengatakan, pihak keluarga sebelumnya telah membuat laporan orang hilang setelah korban tidak diketahui keberadaannya.
"Keluarga sebelumnya melaporkan ada anggota keluarganya hilang. Korban ditemukan meninggal di kebun singkong," ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, polisi menemukan dugaan adanya cairan racun tanaman di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
"Dugaan sementara kami temukan racun tanaman di sekitar TKP. Di jok kendaraan ada cairan yang sama di TKP. Penyebab kematian belum bisa kami simpulkan. Seluruh barang korban lengkap semua tak ada yang hilang," katanya.
Baca Juga:Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan NasionalPolisi juga menyatakan tidak menemukan luka maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban berdasarkan hasil pemeriksaan awal.
Meski demikian, penyebab pasti kematian Yulian masih belum dapat dipastikan. Polisi masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan sejumlah saksi serta menelusuri aktivitas korban sebelum dilaporkan hilang.
Setelah proses autopsi selesai, jasad korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Polres Lampung Utara memastikan penyelidikan masih terus berjalan untuk mengungkap fakta di balik kematian pegawai koperasi keliling tersebut.
#lampung




