Wali Kota Bandung Ungkap 14 Pohon Dikuliti Hingga Ada yang Mati

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG-- Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan sebanyak 14 pohon di sejumlah ruas jalan di Kota Bandung dikuliti hingga ada yang mati. Pihaknya saat ini tengah berupaya memulihkan pohon-pohon yang masih berpeluang hidup.

"Ada 14 pohon yang dikuliti. Dua pohon tidak tertolong sementara itu, 12 pohon lainnya masih bisa diselamatkan," ucap dia belum lama ini.

Baca Juga
  • Kronologi Terungkapnya Anak Diperkosa Ayah Kandung
  • Percetakan Uang Palsu Digerebek Polisi, 360 Ribu Lembar Uang Palsu Senilai Rp36 Miliar Disita
  • Bandara Dhoho Kediri Siapkan Infrastruktur untuk Embarkasi Haji

Ia mengatakan pihaknya memperbaiki kambium pohon dengan cara dibungkus menggunakan medium tertentu. Selain itu, diberikan obat-obatan khusus untuk mengambilkan kulit pohon agar tumbuh kembali.

"Sekitar tiga bulan. Insya Allah kulitnya akan tumbuh lagi dalam waktu sekitar tiga bulan," kata dia.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Ia mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terkait latar belakang menguliti pohon-pohon tersebut.

"Maksud dan tujuannya masih didalami oleh kita.

Yang pasti, kita lebih mengutamakan pemulihannya dulu. Motivasinya juga masih belum jelas," kata dia.

Ia mengatakan apabila motivasi pengulitan pohon adalah bisnis maka pihaknya akan terlebih dahulu mendalaminya. Termasuk motifnya.

Sebelumnya, sejumlah pohon ditebang di sejumlah ruas Kota Bandung. Pelaku penebangan berhasil ditemukan dan didenda uang.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tak Sekadar Lomba 17-an, Polda Metro Jaya Hadirkan Beragam Layanan untuk Ribuan Mitra Ojol dan Komunitas Motor
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
PKB: Mengapa Karhutla Terus Berulang?
• 6 jam lalukompas.id
thumb
KPK Sebut Penerimaan Mahasiswa Jalur Mandiri Berpotensi Jadi Ladang Korupsi
• 13 jam lalukompas.com
thumb
Kebakaran Hanguskan 2 Apartemen di Swiss, 19 Orang Luka-5 Hilang
• 19 jam laludetik.com
thumb
BI Dorong Perluasan Pembiayaan UMKM, Tembus Rp285 Miliar di Juli 2026
• 11 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.