Demo di Paris Berujung Ricuh-Penjarahan, Kemlu Pastikan Tak Ada WNI Terlibat | KOMPAS MALAM

kompas.tv
9 jam lalu
Cover Berita

KOMPAS.TV - Unjuk rasa memprotes kenaikan biaya hidup dan pendanaan di Prancis berujung ricuh. Sejumlah bangunan dan kendaraan dibakar massa.

Sejumlah toko dan mobil hangus terbakar di ibu kota Prancis.

Demonstrasi ini merupakan bentuk protes warga terhadap kenaikan biaya hidup, pendidikan, dan memburuknya layanan publik.

Aksi penjarahan juga terjadi di kawasan bisnis di Kota Montpellier, Prancis.

Perdana Menteri Prancis, Sébastien Lecornu, mengecam perusakan terhadap bangunan publik di Prancis. Ia menyebut 1.200 orang telah ditangkap terkait kerusuhan ini.

Kementerian Luar Negeri mengimbau warga negara Indonesia di Prancis untuk tetap waspada menyusul demonstrasi pada 17 Oktober 2026.

Juru bicara Kemlu, Yvonne Mewengkang, meminta WNI senantiasa berhati-hati dan mencermati perkembangan situasi keamanan.

Kementerian Luar Negeri menyebut sejauh ini tidak ada warga negara Indonesia yang terlibat dalam aksi demonstrasi.

Baca Juga: Ricuh! Massa Demo di Paris Bakar Bangunan dan Kendaraan saat Protes Biaya Hidup | SAPA MALAM

#kemlu #wni #paris #demo #perancis

Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

Penulis : Shinta-Milenia

Sumber : Kompas TV

Tag
  • wni
  • kemlu
  • penjarahan paris
  • perancis
  • demo paris
  • demo
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penyelundupan Narkoba di Rutan Kelas I Medan Terbongkar, Ketelitian Petugas Jadi Kunci
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
7 Perjalanan KRL Bogor Dibatalkan Hari Ini, Cek Jadwalnya
• 44 menit laluliputan6.com
thumb
200 Personel Brimob BKO ke Polda Sumsel, Dikerahkan Tangani 16 Titik Karhutla
• 9 jam lalurctiplus.com
thumb
PERHUMAS: Teknologi Boleh Berkembang, Tanggung Jawab Komunikasi Tak Boleh Hilang
• 2 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kemnaker Permudah Akses WLKP, Sediakan Tiga Pusat Aduan
• 8 jam lalumediaapakabar.com
Berhasil disimpan.