Terima Sowan Wapres Gibran, KH Marsudi Syuhud Tekankan Peran santri dalam Pembangunan

rctiplus.com
8 jam lalu
Cover Berita
Terima Sowan Wapres Gibran, KH Marsudi Syuhud Tekankan Peran santri dalam PembangunanNasional | okezone | Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:05Dengarkan Berita

JAKARTA – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berkunjung ke Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (Dalwa), Jawa Timur. Kunjungan Wapres pada Jumat, (16/10/2026) diterima oleh tokoh Nahdlatul Ulama (NU), KH Marsudi Syuhud.

KH Marsudi menilai silaturahmi pemimpin negara dengan kalangan pesantren merupakan sesuatu yang sudah semestinya dilakukan, mengingat besarnya peran pesantren dalam sejarah dan pembangunan bangsa.

Dalam kunjungan tersebut, Gibran bersilaturahmi dengan para kiai sekaligus meninjau pembelajaran kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan robotik bagi santri.

“Kalau ada pemerintah mau, itu namanya wapres, presiden, menteri, ke pesantren, seharusnya memang begitu,” ujar Marsudi.

Menurutnya, pesantren telah hadir jauh sebelum berdirinya Nahdlatul Ulama dan Republik Indonesia. Karena itu, pemerintah perlu terus melibatkan pesantren dalam berbagai agenda pembangunan nasional.

Baca Juga:Zulhas Tegaskan PAN Akan Terus Bersama Prabowo Subianto

“Kalau ada pemerintah kemudian melibatkan pesantren untuk pembangunan ini, itu sudah keharusan. Keharusan melibatkan pesantren untuk memikirkan pembangunan, baik pembangunan moral bangsa, pembangunan ekonomi, pembangunan kebudayaan,” katanya.

Marsudi menegaskan bahwa pembangunan nasional bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan pesantren.

“Membangun bangsa itu suatu keharusan. Itu bukan hanya pemerintah saja, termasuk individu-individunya, karena gak cukup hanya pemerintah saja. Kita harus bersama-sama membangunnya,” jelasnya.

 

Menanggapi dorongan Gibran agar santri menguasai AI, Marsudi berharap perhatian terhadap perkembangan teknologi di lingkungan pesantren dapat ditindaklanjuti melalui dukungan yang berkelanjutan.

Menurutnya, kebutuhan tersebut mencakup penyediaan akses internet, perangkat komputer, serta tenaga pengajar yang memiliki kompetensi di bidang teknologi.

“Ya mungkin kalau pemimpin negara, nanti tindak lanjutnya ada untuk support. Bantuan apa, mungkin ke depannya untuk pesantren,” ujarnya.

Marsudi mencontohkan penyediaan internet gratis serta komputer atau laptop sebagai langkah yang dapat membantu santri mengembangkan kemampuan digital.

Baca Juga:Di HUT ke-28 PAN, Prabowo: Hati-hati Demokrasi Bisa Dibajak, Bisa Dibeli

Ia berharap penguatan pendidikan pesantren mendapat dukungan pemerintah pusat maupun daerah, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

“Kan kembalinya, sumber daya manusianya kembali untuk Indonesia lagi,” pungkasnya.

Sebelumnya, dalam kunjungannya ke PP Dalwa, Gibran mendorong santri untuk menguasai teknologi tanpa meninggalkan nilai agama dan akhlak. Wapres juga memohon doa kepada para kiai agar Presiden Prabowo Subianto diberikan kekuatan dalam menjalankan amanah pemerintahan.

#nasional

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PLN Batam Pastikan Pasokan Listrik Batam-Bintan Sudah Pulih 100 Persen pada Rabu
• 9 jam lalujpnn.com
thumb
Bursa Mineral dan Babak Baru Hilirisasi Indonesia
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Mengejutkan! Aron Ashab Ngaku Diculik Hingga Disiksa, Sang Kakak Ungkap Fakta Berbeda
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
Kasus Tewasnya Bharada Valdo di Mako di Mako Polairud Tangsel, Satu Tersangka Ditahan
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Cara Mencegah Anak Menjadi Pelaku Bullying
• 2 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.