Kecelakaan Truk dan Hiace di Tol Ngawi, Seluruh Korban Terima Jaminan

jpnn.com
5 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, NGAWI - Jasa Raharja bergerak cepat dalam penanganan korban kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Toyota Hiace dan truk
tronton di Jalan Tol Ngawi–Kertosono KM 616 Jalur A, Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Minggu (18/10).

Musibah yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIB tersebut mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan lima orang mengalami luka-luka.

BACA JUGA: Polisi Selidiki Kecelakaan Mobil Tahanan di Labuhanbatu, Begini Kejadiannya

Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyampaikan keprihatinan atas kecelakaan tersebut dan menegaskan komitmen perusahaan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh korban sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami terus berkoordinasi dengan kepolisian, rumah sakit, dan para pemangku kepentingan terkait agar proses penanganan korban dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

BACA JUGA: Innalillahi, 4 Suporter PSS Sleman Meninggal Saat Menuju Surabaya

Kepala Jasa Raharja Cabang Madiun Donny Irvanny juga telah melakukan koordinasi dengan Polres Madiun terkait penerbitan laporan polisi serta berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk mendukung kelancaran penanganan korban.

Jasa Raharja juga telah menerbitkan surat jaminan penanganan medis korban luka-luka.

BACA JUGA: Integrasi Digital Pelayanan Korban Kecelakaan, Jasa Raharja Perkuat Kolaborasi dengan RS Hermina

Koordinasi juga dilakukan terkait pelimpahan penanganan santunan bagi korban meninggal dunia kepada Kantor Pelayanan Jasa Raharja (KPJR) Sleman dan Kantor Pelayanan Jasa Raharja (KPJR) Bantul sesuai domisili
korban.

Petugas Jasa Raharja Kanwil DIY langsung memastikan keabsahan ahli waris korban meninggal dunia atas nama Novandika. Ahli waris korban telah diverifikasi atas nama Sugeng, sebagai ayah korban, warga Desa Banyuraden, Gamping, Sleman.

Jasa Raharja mengimbau seluruh pengguna jalan untuk senantiasa mengutamakan keselamatan berkendara, menjaga konsentrasi, mematuhi aturan lalu lintas, serta menjaga jarak aman antarkendaraan.

“Tentunya para pengemudi yang menempuh perjalanan jauh kami harapkan agar senantiasa memastikan kondisi fisik tetap prima dan beristirahat apabila merasa lelah guna meminimalkan risiko kecelakaan,” imbuh Awaluddin.

Berdasarkan laporan awal, kecelakaan terjadi saat Toyota Hiace melaju dari arah barat ke timur.

Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut menabrak bagian belakang samping kanan truk tronton yang melaju di jalur lambat.

Ketiga korban meninggal dunia merupakan penumpang Toyota Hiace. Sementara itu, enam korban lainnya mengalami luka-luka dan telah mendapatkan perawatan di RSUD Caruban. (cuy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kecelakaan Maut di Soetta Bandung, Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Sepeda Motor


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kapal Jerman bersandar di Batam, bawa 2000 buku tingkatkan minat baca
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
Royal Enfield Rilis Hypershift Classic 650 Edisi 125 Tahun, Harga Rp268 Juta
• 9 jam lalumedcom.id
thumb
Detik-detik Bharada Valdo Tewas di Tangan Junior, Tembakkan Senpi Berkali-kali hingga Tebasan Sajam
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Pelatih FC Bekasi City apresiasi antusiasme pembukaan Liga Putri
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
DPR Buka-bukaan soal Polemik Syarat Pendidikan Capres-Cawapres di PKPU
• 17 menit laluliputan6.com
Berhasil disimpan.