Minta MUI Segera Terbitkan Fatwa Haram Vape, Sahroni: Ini Hajat Hidup Umat

jpnn.com
2 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mendorong MUI segera mengeluarkan fatwa haram vape karena persoalan ini menyangkut kepentingan dan keselamatan masyarakat luas.

Dorongan itu disampaikan Sahroni merespons langkah Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto meminta dukungan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk menerbitkan fatwa haram rokok elektrik atau vape.

BACA JUGA: AKBP Roby Heri Saputra Berselingkuh, Hukumannya Dinilai Terlalu Ringan

Fatwa itu dimintakan menyusul adanya kekhawatiran terkait penyalahgunaan cairan vape untuk narkotika.

Kapolri sebelumnya mengatakan peredaran narkotika saat ini telah bertransformasi dari bentuk padat menjadi bentuk cair.

BACA JUGA: OTT KPK di BNPB, Adik Letjen TNI Suharyanto Tersangka Juga, Aset Kripto Disita

Penggunaan media vape dinilai sangat berbahaya karena kemasannya yang terselubung dan beraroma.

Nah, Sahroni mengatakan melihat berbagai macam fakta dan data mengenai bahaya vape, selain untuk kesehatan juga berbahaya sebagai sarana konsumsi narkoba.

BACA JUGA: Simulasi 3 Nama Survei SMRC: Elektabilitas Gibran Tertinggi, Prabowo Posisi Buncit

"MUI sudah seharusnya mengeluarkan fatwa haram bagi vape," ujar Sahroni dalam keterangannya, Sabtu (17/10/2026).

Sahroni meminta MUI segera mendahulukan persoalan vape ini. Menurutnya, bahaya vape narkoba ini bersentuhan dengan hajat hidup umat.

"Ranah-ranah yang jelas bersentuhan dengan hajat hidup umat secara langsung ini harus didahulukan oleh MUI. Jadi saya sangat mendukung MUI untuk segera mengeluarkan fatwa haram untuk vape," tutur Sahroni.

Sahroni memahami fatwa haram MUI ini pasti akan berdampak, khususnya bagi penjual vape. Namun, dia menegaskan vape saat ini lebih banyak mudaratnya daripada kebaikannya.

"Suka tidak suka pasti ada dampaknya. Tapi bila memang ini barang yang lebih banyak mudaratnya, ya, suka tidak suka tetap harus dieksekusi," ucapnya.

Sahroni juga bakal mendorong Polri dan pihak terkait untuk memikirkan exit strategy yang baik untuk para stakeholders industri vape.

" Atau para pelaku industri bisa meriset alternatif rokok elektronik yang lebih aman dan sulit untuk disalahgunakan menjadi narkoba," ujar Sahroni.(Fat/JPNN)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Demo Tingginya Biaya Hidup di Belgia Ricuh, Polisi Tembakkan Gas Air Mata
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Denmark Open 2026: Tampil Dominan, Fajar/Fikri Raih Gelar Juara
• 7 jam lalumedcom.id
thumb
5 Kebiasaan Kreatif yang Bisa Dilakukan untuk Kehidupan Lebih Baik
• 6 jam lalubeautynesia.id
thumb
Tradisi Jepang meriahkan pembukaan Asian Para Games 2026
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Ketika AI Mengerjakan Tugas Mahasiswa, Masihkah Mereka Benar-Benar Belajar?
• 7 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.