VIVA – Dukungan terhadap pembinaan atlet muda menjadi salah satu kunci menjaga tradisi prestasi bulutangkis Indonesia di level internasional. Komitmen tersebut terus diperkuat PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI melalui kemitraan strategis dengan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI).
Terbaru, Indonesia membawa pulang empat medali dari ajang BWF World Junior Championships 2026 yang berlangsung di Cairo International Stadium, Kairo, Mesir, pada 12–17 Oktober 2026. Tim Merah Putih mengoleksi dua medali emas, satu perak, dan satu perunggu.
Hasil tersebut menjadi gambaran potensi besar generasi muda bulutangkis nasional. Di balik pencapaian itu, kesinambungan pembinaan dan dukungan terhadap regenerasi atlet menjadi faktor penting untuk menjaga daya saing Indonesia di panggung dunia.
Dua medali emas Indonesia diraih dari sektor tunggal putra dan ganda campuran. Pada tunggal putra, Indonesia bahkan menciptakan All Indonesian Final yang mempertemukan Radithya Bayu Wardhana dan Fardhan Rainanda Joe pada Sabtu (17/10/2026).
Radithya keluar sebagai juara, sedangkan Fardhan harus puas menempati posisi kedua. Hasil ini memastikan Indonesia mengamankan dua medali sekaligus dari sektor tunggal putra.
Sementara itu, gelar juara ganda campuran diraih Muhammad Luthfi Habibi/Dian Ramadhani Mukti setelah mengalahkan pasangan China, Feng Yi Lang/Li Meng Han. Indonesia juga meraih satu medali perunggu dari sektor ganda campuran.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, mengapresiasi perjuangan para atlet muda Indonesia serta peran pelatih dan PBSI dalam membangun fondasi prestasi bulutangkis nasional.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi talenta bulu tangkis yang mampu bersaing di level internasional. Kami mengapresiasi perjuangan para atlet, pelatih, serta PBSI yang terus membangun proses pembinaan untuk melahirkan generasi penerus bulu tangkis Indonesia,” ujar Okki dalam keterangan tertulis.
Menurut Okki, pencapaian di kejuaraan dunia junior tersebut juga memperlihatkan pentingnya dukungan berkelanjutan terhadap proses pembinaan atlet. Regenerasi menjadi bagian penting agar Indonesia tidak hanya mampu melahirkan juara pada satu turnamen, tetapi juga menjaga konsistensi prestasi dalam jangka panjang.
BNI sendiri telah menjalin kemitraan dengan PBSI selama lebih dari lima tahun. Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen perseroan untuk mengambil peran dalam pengembangan olahraga nasional, khususnya bulutangkis yang selama ini menjadi salah satu cabang andalan Indonesia di kompetisi internasional.





